Bek asal Maroko, Issa Diop, menyelamatkan timnas negaranya dari tersingkir dini dari Piala Dunia 2026, dengan mencetak gol penyama kedudukan (1-1) melawan Belanda pada masa injury time, dalam pertandingan yang digelar dini hari Selasa ini di Stadion Monterrey, Meksiko, dalam rangka babak 32 besar turnamen tersebut.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-90+1, setelah Diop maju ke depan untuk memanfaatkan kemampuan sundulannya. Ia berhasil mengungguli kapten Belanda, Virgil van Dijk, dalam perebutan bola, dan berhasil menyundul umpan silang dari pemain pengganti, Shamseddine Talbi, ke dalam gawang.
Gol ini memicu kegembiraan para pendukung Maroko, terutama karena tercipta pada momen krusial, saat para pemain Belanda sedang bersiap untuk merayakan lolosnya mereka ke babak 16 besar Piala Dunia.
Timnas Belanda unggul pada menit ke-72 melalui Cody Gakpo, yang menangis sedih setelah kehilangan janin yang dinantikannya dari pasangannya, Nowa van der Beek, yang saat itu sedang hamil lima bulan, dua hari sebelum pertandingan melawan Maroko.
Gol penyama kedudukan itu menghidupkan kembali harapan “Singa Atlas”, sehingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu dan kemudian adu penalti yang dimenangkan Maroko dengan skor 3-2.
Perlu dicatat bahwa timnas Maroko, setelah lolos, kini bersiap menghadapi Kanada di babak 16 besar Piala Dunia pada Sabtu malam mendatang.
