Kiper asal Belgia, Thibaut Courtois, yang mengawal gawang Real Madrid, kembali menunjukkan kesulitannya yang nyata dalam menghadang tendangan penalti, setelah kebobolan gol dari titik putih dalam laga menghadapi Atletico Madrid pada Minggu malam ini, dalam ajang pekan ketujuh Liga Spanyol.
Laga tersebut diwarnai dengan pemberian tendangan penalti bagi Atletico Madrid setelah Hancko melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti, yang disambut oleh Giuliano Simeone, sebelum bek Real Madrid, Dean Huijsen, melakukan intervensi untuk menghentikannya, hingga pemain asal Argentina itu terjatuh ke tanah, dan wasit Ortiz Arias pun menunjuk titik putih.
Grimaldo menjadi eksekutor tendangan penalti tersebut, dan tidak menyia-nyiakan peluang itu, setelah berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Courtois, memberikan Atletico Madrid gol keunggulan hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Gol tersebut bukan sekadar keunggulan bagi Atletico Madrid dalam derbi ibu kota, melainkan juga menegaskan berlanjutnya kesulitan Courtois dengan tendangan penalti, di tengah menurunnya persentase penyelamatannya terhadap tendangan-tendangan ini dalam periode terakhir.
Jaringan "Stats Foot" asal Prancis menyebutkan bahwa Courtois hanya berhasil menepis satu tendangan penalti dari 16 tendangan terakhir yang diberikan melawannya bersama Real Madrid dalam pertandingan resmi.
Angka ini mengungkap kesulitan yang jelas dihadapi kiper asal Belgia itu saat menghadapi tendangan penalti, setelah ia hanya mampu menghentikan satu tendangan dalam rangkaian ini, berbanding keberhasilan para lawan mencetak gol dari 15 tendangan lainnya.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"





