Palang pintu Persib Bandung Victor Igbonefo menilai hasil imbang 1-1 melawan Bali United pada laga perdana Grup G turnamen pramusim Piala Menpora 2021, Rabu (24/3) malam WIB, sudah ideal.
Igbonefo mengatakan, laga melawan Bali United menjadi pertandingan pertama penggawa Persib setelah selama satu tahun tidak beraktivitas secara normal, sehingga ia merasa senang dapat menjalani duel kompetitif.
Apalagi persiapan Persib menghadapi turnamen ini tidak ideal, karena mereka baru berkumpul selama tiga pekan di tengaj kondisi fisik yang belum bagus. Akibatnya, mereka cukup berat dalam menjalani laga tadi malam.
“Hasil yang cukup bagus bagi kami. Ini awal buat kami setelah satu tahun berhenti. Pertandingan awal yang berat, namun kami senang karena bisa kembali bermain. Persiapan juga kurang satu bulan. Pastinya kami berharap ke depan lebih baik lagi,” tutur Igbonefo dilansir laman resmi klub.
Ungkapan tidak jauh berbeda disampaikan I Made Wirawan. Kiper Persib ini mengatakan, pertandingan melawan Bali United tidak mudah. Selain memiliki materi pemain bagus, Serdadu Tridatu juga sudah melakukan persiapan lebih lama dibandingkan Maung Bandung.
Persib Bandung“Seri sebenarnya hasil yang patut kami syukuri, karena kami bisa mendapat hasil ini melawan tim yang sudah berlatih lebih lama. Ini pertandingan pertama setelah satu tahun. Pastinya laga ini juga lumayan berat,” ucap Made.
Kondisi tidak ideal ini juga disampaikan Robert Rene Alberts. Pelatih Persib itu merujuk kepada komposisi pemain di sektor depan yang menjadikan winger Frets Butuan sebagai striker untuk berduet dengan Ferdinand Sinaga.
Robert Alberts menyatakan, Wander Luiz dan Ezra Walian belum siap untuk dimainkan sejak awal, karena mereka belum lama bergabung. Dari kedua nama itu, hanya Luiz yang dimainkan pada menit ke-60 menggantikan Ferdinand.
“Luiz dia baru kembali, Ezra belum bisa bermain, Ferdinand juga belum sepenuhnya dalam kondisi fit. Satu pemain depan lain, Geoffrey [Castillion] masih dalam peminjaman di Italia. Jadi kami mengubah posisinya sedikit,” terang Robert Alberts.
“Frets bisa bermain sebagai gelandang serang atau striker, tapi saat pertandingan kami terus mengubah posisinya. Jadi Frets hanya memulai pertandingan di posisi itu (penyerang), tapi selanjutnya dia bermain di sayap.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!




