Belum ada kesepakatan antara Ajax dan Míchel, calon pelatih kepala baru. Hal itu dilaporkan oleh pengamat klub Mike Verweij pada Jumat dalam Kick-Off, podcast dari De Telegraaf. Sebelumnya dilaporkan bahwa telah tercapai kesepakatan lisan dengan pelatih asal Girona tersebut.
Verweij memperkirakan kedua belah pihak akan memulai pembicaraan dalam beberapa hari ke depan. ''Hari ini dan besok pasti akan ada pembicaraan dengannya, termasuk dengan tim pendukungnya. Kemudian rincian gaji akan dibahas dan dilihat apakah mereka bisa mencapai kesepakatan soal gaji.''
''Bukan tiga pelatih, tapi tiga asisten, menurut saya,'' lanjut pengamat Ajax ini dalam analisanya mengenai pencarian pelatih baru. ''Míchel tidak hanya mundur, tapi juga para asistennya. Jadi itu mungkin salah satu syarat untuk datang ke Amsterdam.''
Verweij tidak bisa memastikan apakah direktur teknis Jordi Cruijff dan dewan komisaris akan menyetujui membawa asisten sendiri ke Ajax. ''Di Spanyol sudah berbulan-bulan diberitakan bahwa kesepakatan sudah tercapai. Itu tidak benar. Tapi niatnya sudah diungkapkan: setelah musim ini, kita akan berdiskusi. Selain itu, ada kesediaan untuk bekerja sama.''
Pengamat klub itu menambahkan: ''Bahkan, keduanya sangat menginginkannya saat ini. Tapi tentu saja harus ada kesepakatan. Hal-hal yang lebih aneh pernah terjadi. Prosesnya bisa sangat cepat dan saya yakin Míchel akan menjadi pelatih baru Ajax.''
Míchel terdegradasi dari LaLiga bersama Girona pekan lalu, dua tahun setelah membawa tim tersebut ke Liga Champions. Kini, petualangan di Eredivisie menanti pelatih berusia 50 tahun itu.
Jika kesepakatan tercapai, Míchel akan menjadi pengganti Óscar García. Sebelumnya, John Heitinga dan Fred Grim memimpin tim yang finis di peringkat kelima musim lalu.



