Raphael Varane Real Madrid 2019-20 Champions LeagueGetty Images

Raphael Varane Bertanggung Jawab Atas Kekalahan Real Madrid Dari Manchester City

Bek Real Madrid Raphael Varane mengaku bertanggung jawab penuh atas tersingkirnya Los Blancos dari Liga Champions akibat dua kekalahan yang dia lakukan lawan Manchester City.

Setelah memenangkan trofi Liga Champions di tiga kesempatan pertamanya menangani Real Madrid, Zidane akhirnya merasakan untuk pertama kalinya tersingkir di kompetisi terakbar di Eropa itu sebagai pelatih.

Kekalahan 2-1 di leg kedua babak 16 besar di Etihad Stadium, Sabtu (8/8) dini hari WIB, membuat langkah Real Madrid terhenti dengan agregat 4-2.

Karim Benzema sempat menyamakan skor untuk Real Madrid di babak pertama setelah City unggul lewat gol Raheem Sterling, namun Gabriel Jesus memastikan kemenangan tuan rumah dengan golnya di babak kedua.

Dua gol City itu adalah akibat dari kesalahan yang diperbuat Varane, yang bisa diatasi di jantung pertahanan tim dengan absennya Sergio Ramos.

Varane pun mengakui kalau dua gol lawan adalah akibat dari kesalahan dirinya.

"Kekalahan ini adalah kesalahan saya, saya harus menerima itu," ujar varane kepada wartawan usai pertandingan.

"Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini. Kami telah mempersiapkan diri dengan bagus, tapi kami harus membayar kesalahan kami. Saya minta maaf kepada rekan-rekan saya."

"Ketika 1-1, kami memiliki peluang untuk lolos dan hari ini segalanya tidak berjalan sesuai rencana."

Sementara itu, Zidane bersikap positif dengan kenyataan yang harus dihadapi. Pelatih asal Prancis itu ingin membesarkan hati para pemainnya setelah keberhasilan tim merebutkan gelar La Liga Spanyol dari tangan Barcelona pada musim ini.

"Kami akan memberitahu varane, angkat kepala Anda," ujar Zidane kepada wartawan usai pertandingan.

"Saya lebih suka memikirkan apa yang paling dicapai para pemain saya sepanjang musim ini, yang spektakuler."

"Musim kami tidak sangat bagus. Kami tidak mengakhiri [musim] dengan hasil yang bagus, tapi musim kami berjalan bagus, terlepas dari segalanya. Kami pasti senang dengan apa yang kami lakukan."

"Kami kalah di dua pertandingan, dan pada akhirnya mereka yang layak. Di 15 atau 20 menit pertama, ada perasaan kalau kami bisa mengatasi tekanan. Tapi, kami kemudian bermain sangat bagus. Di babak kedua, ketika kami berada di atas, kami membiarkan begitu saja gol kedua."

Iklan
0