Berita Live Scores
Liga 2

Vamos Indonesia Kirim 19 Pesepakbola Muda Ke Spanyol

04.52 WIB 03/08/19
Vamos Indonesia
Ini jadi program ketiga yang dilakukan Vamos Indonesia.

Sebanyak 19 pemain muda Indonesia akan menimba ilmu sepakbola di Spanyol. Mereka diberangkatkan oleh sebuah proyek pencarian bakat, Vamos Indonesia, pada pertengahan Agustus 2019.

Para pemain nantinya dibagi di Spanyol. Sebagian bakal dimasukan ke dalam tim Grup 5 Division De Honor atau kompetisi usia muda, Alcorcon. Adapun lainnya masuk Palencia, klub U-19 Liga Spanyol.

Ini menjadi program ketiga Vamos Indonesia. Sebelumnya, dua pemain muda Indonesia telah lebih dulu tampil di kasta tertinggi Liga U-19 Spanyol yakni Helmy Putra Damanik dan Reza Kusuma. Keduanya bermain untuk Atletico Cristo, setelah tampil di Division De Honor.

"Rencana kami, maksimal 20 tahun sudah masuk Divisi Empat, usia 21-22 masuk klub Segunda B, 22-23 tahun Segunda A. Semoga 6-7 tahun ranking Indonesia sudah di atas. Takefusa Kubo saja bisa, kenapa Indonesia itu tidak," kata Founder Vamos Indonesia, Fanny Riawan.

Jelang keberangkatan, para pemain dipupuk untuk memudahkan adaptasi selama di Spanyol. Mereka akan dibekali bahasa Spanyol, latihan fisik, dan nutrisi. "Jadi mereka dititipkan untuk ikut kompetisi U-19. Kompetisi semusim itu selama 10 bulan. Jadi mereka baru pulang pada tahun depan," ucapnya.

Pembina Vamos Indonesia, Agum Gumelar menekankan kepada para pemain agar bersungguh-sungguh saat berlatih di Spanyol. Dia mengharapkan pemain bisa berhasil dan kelak menjadi pilar timnas Indonesia, termasuk di Piala Dunia 2026. "Pesan saya ketika memiliki visi dan tugas, lakukan dengan penuh kesungguhan," kata Agum.

"Ketika di Spanyol harus ikuti arahan pelatih, disiplin, berangkatlah timba ilmu dengan kesungguhan dan kegembiraan, Insya Allah jadi pemain hebat untuk Indonesia, Ingat, tahun 2026 tinggal tujuh tahun lagi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Agum menegaskan jika nantinya pemain yang dikirim ke Spanyol ini berkembang pesat, mereka harus mengutamakan negara. "Artinya, ketika dipanggil Timnas Indonesia harus datang. Dahulukan kepentingan nasional dan negara di atas segala-galanya," ujarnya.