Valentijn Driessen sama sekali tidak memahami kebijakan transfer Ajax. Menurut jurnalis tersebut, klub Amsterdam itu seharusnya sudah sejak lama mendatangkan seorang nomor enam. Para pemain yang musim panas ini justru direkrut dengan biaya besar, menurutnya, ‘sama sekali tidak bisa bermain’.
Saat ini Ajax masih terus mencari gelandang bertahan. “Itu tentu juga sungguh luar biasa,” ujar Driessen soal itu dalam Vandaag Inside. “Henderson adalah gambaran idealnya. Dia sudah pergi lebih dari setahun sekarang, dan dalam tiga bursa transfer Anda masih juga belum mendatangkan nomor enam. Seorang gelandang bertahan, sesederhana apa lagi?”
Ia kemudian memberikan usulan sendiri: Darko Nejasmic, dari NEC. “Datangkan anak itu! Dia pemain bagus. Dia bisa didatangkan. Tapi sekarang Anda tinggal sepekan sebelum penutupan bursa transfer, dan Anda masih harus mendatangkan seseorang.”
Pemain-pemain yang sudah didatangkan Ajax pada musim panas ini antara lain Marc ter Stegen (pinjaman), Julian Brandt (bebas transfer), Daley Blind (bebas transfer), Caio Henrique (10,5 juta euro), dan Marcos Leonardo (hampir 20 juta euro).
Namun, khususnya dua rekrutan yang disebut terakhir itu tidak terlalu mengesankan bagi Driessen. “Semua yang dibeli, yang dibayar dengan uang sangat banyak, tidak bisa bermain. Strikernya, hampir 20 juta, sama sekali tidak bisa bermain. Dia bukan tanpa alasan dijual oleh Benfica.”
“Bek kiri itu, dia orang Brasil, dia sudah sangat lama cedera. Dan setelah itu dia tidak memainkan pertandingan bagus lagi. Jadi semua yang dibayar mahal, itu tidak bekerja.”
“Sekarang mereka sedang sibuk lagi dengan seorang Ukraina,” kata Driessen merujuk kepada Viktor Tsygankov dari Girona. “Tapi sejak kapan mereka bisa bermain sepak bola di Ukraina? Itu satu. Dua: dia bermain di sebuah klub, Girona, yang memang terdegradasi dengan pemain ini. Mereka mencari seseorang yang banyak berlari. Tapi anak ini tidak berlari.”



