Davy Klaassen, Oscar GarciaIMAGO

Diterjemahkan oleh

Valentijn Driessen melontarkan kritik pedas: "Dia adalah bencana bagi Ajax!"

Dalam kolomnya di De Telegraaf, Valentijn Driessen melontarkan kritik tajam terhadap Óscar García. Pelatih asal Spanyol itu hanya mampu membawa Ajax finis di peringkat kelima Eredivisie.

Akibatnya, tim asal Amsterdam ini terpaksa harus bertanding di babak play-off untuk lolos ke kompetisi Eropa. Bersama FC Utrecht, sc Heerenveen, dan FC Groningen—lawan mereka pada Kamis mendatang—Ajax akan bersaing untuk menentukan siapa yang berhak bermain di babak kualifikasi Conference League.

Driessen pun tak segan-segan mengkritik musim yang sangat mengecewakan dari klub pemegang rekor juara tersebut. "Ajax. Klub terbesar di negeri ini telah mempermalukan diri di kancah nasional maupun internasional, dan hal itu terjadi secara struktural, bukan sekadar insiden," tulisnya dalam kolom opini di De Telegraaf.

"Ajax sedang dalam perjalanan menjadi 'Anderlecht-nya Belanda'. Sebuah klub papan atas yang sudah merosot, tak lebih dari klub papan tengah dengan sesekali penampilan gemilang. Musim ini, mereka telah mempermalukan diri di semua lini, baik secara olahraga maupun manajemen," ujarnya.

Pelatih sementara García, orang kepercayaan Jordi Cruijff, sama sekali tidak luput dari kritik Driessen. "Sama seperti Ajax, García juga jadi bahan tertawaan. Dia sudah menjadi bencana bagi Ajax dan jangan sampai dia masih punya andil di klub musim depan," kata jurnalis tersebut.

"Dia tidak memiliki hubungan baik dengan para pemainnya dan para pemain juga tidak menyukai Garcia. Pelatih asal Spanyol ini tampil lebih buruk daripada pendahulunya, John Heitinga dan Fred Grim. Para pemain Ajax pasti tidak akan bermain habis-habisan di babak play-off demi Garcia. Bahkan setelah mereka mencabut pisau yang ditancapkan olehnya dari punggung mereka."

Iklan