Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, meminta kepada seluruh atlet tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Meski mereka telah disuntik vaksin sinovac, hari ini (26/2).
Sebanyak 820 orang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial, yang berasal dari berbagai cabang olahraga, mendapatkan vaksin. Agenda tersebut berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
Tujuan dari pemerintah melakukan vaksinasi tersebut untuk mencegah mereka terpapar virus corona. Mengingat, sepanjang tahun ini ada sejumlah ajang bergengsi yang bakal diikuti.
“Hari ini kami melakukan vaksinasi perdana untuk atlet yang mewakili berbagai cabang olahraga. Rencananya, setelah ini akan dilakukan vaksinasi di daerah,” kata Zainudin.
“Ini memberikan proteksi kepada atlet, pelatih dan ofisial dan juga membuat agar mereka percaya diri secara psikologis agar tidak ada rasa takut dan keraguan," Zainudin menambahkan.
Bek Persija Jakarta Otavio Dutra, menjadi satu di antara atlet yang mendapatkan vaksin tersebut. Pemain berdarah Brasil itu merasa gembira karena diberi kepercayaan.
Abi Yazid / Goal"Saya sangat senang, puji Tuhan saya telah menjalani vaksinasi pertama ini. Saya senang karena menjadi salah satu atlet yang mendapatkan vaksin," ucap Dutra.
Pemberian vaksin tersebut dinilai Dutra, merupakan momentum yang tepat untuk memulai kembali kompetisi. Ia mengaku sudah rindu sekali menjalani pertandingan sepakbola.
"Semoga semua lancar dan semua pemain lain bisa dapat vaksinasi juga supaya kita tidak ada masalah nanti pada saat kompetisi baik itu pramusim atau nantinya di Liga 1," ujar eks Bhayangkara FC tersebut.
Saat ini Dutra, bersama para pemain Persija lainnya masih berlatih di rumah masing-masing. Namun, dalam waktu dekat mereka bakal berkumpul untuk memulai persiapan Piala Menpora 2021.
Piala Menpora rencananya berlangsung pada 20 Maret 2021. Adapun kontestannya adalah seluruh kesebelasan Liga 1 yang bakal dibagi ke dalam empat grup.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjadikan Piala Menpora, sebagai gambaran kepada kepolisian untuk kompetisi musim 2021. Protokol kesehatan ketat diterapkan selama ajang tersebut berlangsung.
Selain itu, penonton juga tidak boleh datang ke stadion dan nonton bareng (nobar). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona yang masih luas di Indonesia.


