Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia wasit internasional setelah memimpin final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di New Jersey, sekaligus menutup salah satu perjalanan kewasitan paling menonjol di Eropa, setelah 16 musim yang ia habiskan sebagai wasit di level tertinggi, dan selama itu ia meraih gelar wasit terbaik di turnamen dunia terakhir tersebut.
Federasi Sepak Bola Slovenia mengumumkan kabar itu dalam sebuah pernyataan resmi di situs webnya, dengan menegaskan bahwa Vincic, yang berusia 46 tahun, memutuskan mengakhiri karier profesionalnya setelah memuncakinya dengan memimpin laga terpenting di dunia olahraga, sementara Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola menganugerahinya gelar wasit terbaik di Piala Dunia 2026.
Perjalanan penuh pencapaian luar biasa
Vincic mengukuhkan posisinya sebagai salah satu wasit terbaik dalam sejarah setelah memimpin laga terpenting di dunia olahraga, di mana final Piala Dunia menjadi puncak dari perjalanan seorang wasit yang juga pernah memimpin final Liga Champions Eropa dan Liga Europa, di samping terpilihnya ia untuk memimpin 4 edisi Piala Eropa, dalam sebuah pencapaian langka yang mencerminkan level luar biasa yang telah ia raih.
Wasit asal Slovenia itu diperkirakan akan mendapatkan penghormatan resmi di negaranya, dan diakui oleh Asosiasi Wasit Slovenia sebagai wasit terbaik sepanjang sejarahnya, setelah perjalanan yang membentang selama lebih dari satu setengah dekade di level tertinggi di benua Eropa maupun panggung internasional.
Penutup sempurna bagi perjalanan luar biasa
Laga final Piala Dunia 2026, yang berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Argentina (1-0) setelah babak tambahan, merepresentasikan akhir dari sebuah babak istimewa dalam perjalanan wasit ini, yang berhasil menegakkan rasa hormat terhadap dirinya sepanjang tahun-tahun yang panjang berkat keputusan-keputusannya yang tegas
