Persija Jakarta tidak bisa memainkan Marco Motta, saat melawan PSM Makassar pada leg kedua semi-final Piala Menpora 2021, di Stadion Manahan, Solo, 19 April mendatang. Keadaan tersebut membuat pesepakbola asal Italia tersebut kecewa.
Motta, tak bisa bermain karena menerima kartu merah pada leg pertama di Stadion Maguwoharjo, Sleman, kemarin (15/4). Ia diusir wasit setelah terlihat bersitegang dengan pemain PSM, Abdul Rachman.
Dalam pertandingan tersebut tidak ada yang keluar sebagai pemenang, karena berkesudahan tanpa gol. Kondisi ini membuat Persija dan PSM, memiliki kans yang sama untuk lolos ke final Piala Menpora.
"Kemarin baru leg pertama, hasil imbang yang artinya semuanya masih bisa bergantung pada diri kita sendiri. Sangat kecewa tidak bisa membantu tim di pertandingan selanjutnya, apalagi karena saya masih belum mengerti kenapa keputusan itu tanpa alasan," kata Motta di akun Instagram miliknya.
PersijaMeski begitu, Motta tetap yakin Persija bisa tampil maksimal di leg kedua. Menurutnya, rekan setimnya penuh semangat menatap pertandingan kontra PSM.
"Seperti yang selalu saya katakan, saya sangat percaya pada rekan satu tim saya! Tujuannya ada di sana [final], bersatu, mari kita pergi dan dapatkan!," ujar mantan pilar Juventus tersebut.
Tak bermainnya Motta, memengaruhi kekuatan Persija. Ia merupakan pemain andalan karena memegang peran yang vital di lini belakang Macan Kemayoran.
Maka dari itu, Sudirman mesti memutar otak untuk mencari sosok yang tepat mengisi pos yang ditinggalkan Motta. Di sisa waktu yang ada ia bakal menyiapkan anak asuhnya.
Sudirman berpesan supaya pemain Persija hati-hati dalam menjalani leg kedua. Ia tak mau ada anak asuhnya yang mengalami nasib serupa seperti Motta.




