มาโน โพลกิ้งช้างศึก

Unggul Dua Gol, Thailand Ogah Santai

Pelatih Thailand Alexandre Polking meminta anak asuhnya tidak terlena, dan tetap memberikan tekanan hebat ke Vietnam saat kedua tim bentrok dalam pertandingan leg kedua semi-final Piala AFF 2020 di Stadion National, Minggu (26/12) malam WIB.

Thailand mempunyai modal bagus untuk pertandingan akhir pekan ini setelah dalam pertemuan pertama mencatat kemenangan 2-0. The War Elephants cukup mendapatkan hasil imbang untuk tampil di final.

Kendati demikian, Polking menegaskan, Thailand tetap akan melakukan pendekatan permainan di laga nanti seperti yang mereka lakukan di leg kedua. Menurut Polking keunggulan dua gol tidak berarti perjalanan mereka ke partai puncak akan dilalui dengan mudah.

“Tidak mungkin kami akan santai, karena itu membuat kami tidak fokus ke pertandingan. Kami tidak akan kendur di leg kedua. Kami akan mengoreksi kesalahan yang ada di leg pertama,” ujar pria dengan sapaan akrab Mano ini dikutip Goal Thailand.

“Kami harus memulai leg kedua seperti leg pertama, yakni mencoba melakukan tekanan di area pertahanan lawan. Kami harus mempertahankan gaya bermain kami. Kami akan melihat pendekatan apa yang pantas [untuk laga nanti].”

Skuad Thailand kembali menjalani latihan di Stadion Clementi hari ini. Dalam sesi latihan itu, melihat kebugaran para pemainnya, termasuk kemungkinan cedera ringan yang didapat anak asuhya.

“Saya harus memeriksa kondisi pemain, apakah ada yang cedera ringan atau tidak. Kami juga harus melihat tingkat kebugaran mereka. Tidak mudah hanya mendapatkan waktu istirahat yang singkat,” ucap Mano.

“Tapi kedua tim mengalami situasi yang sama. Jadi semua bergantung kepada pola istirahat, recovery, dan makan yang baik. Untuk saat ini kami masih sebatas mengevaluasi performa sebelumnya.”

Mano pun tidak terlalu mengkhawatirkan kartu kuning yang diperoleh anak asuhnya. Pada laga sebelumnya, ada empat pemain yang diganjar kartu kuning. Jika mendapatkannya lagi di laga nanti, mereka terancam absen di final.

“Tentang pemain yang mendapat kartu kuning, kami tidak terlalu khawatir. Kami punya banyak pilihan di tim ini, jadi tidak ada alasan kami harus mengubah gaya permainan. Kami harus membuktikan tim ini punya pemain yang saling menggantikan peran rekan-rekannya,” beber Mano.

Iklan
0