Pemecatan Niko Kovac oleh Bayern Munich tidak lepas dari peran anggota skuad itu sendiri, demikian ditegaskan presiden Uli Hoeness.
Juara bertahan Bundesliga ini harus berpisah dengan pelatih Kovac akhir pekan lalu menyusul kekalahan memalukan 5-1 di Eintracht Frankfurt. Hasil tersebut menambah hasil buruk Bayern di awal musim, sehingga perjuangan mempertahankan titel makin berat.
Tanpa menyebut nama pemain secara gamblang, Hoeness mengklaim sejumlah penggawa Bayern mulai gerah dengan rezim Kovac.
“Sudah pasti ada arus dalam tim ini yang menginginkan Kovac pergi,” kata Hoeness kepada ZDF Sport Studio.
“Itu sebabnya kepemimpinan bereaksi demikian.”
Sejak pergantian pelatih dengan Hansi Flick sebagai interim, Bayern mengeruk kemenangan impresif 4-0 atas riva Klassiker mereka Borussia Dortmund akhir pekan lalu, dengan sebelumnya embekuk Olympiakos 2-0 dalam lanjutan Liga Champions.
Meski demikian, Bayern dikabarkan akan menunda penunjukkan pelatih permanen sampai akhir musim, dengan Thomas Tuchel atau Erik ten Hag masuk bursa calon pembesut di Allianz Arena.
“Selama pembicaraan, yang akan digelar beberapa pekan ke depan, kami tentu pertama akan membicarakan Hansi Flick,” ungkap Hoeness.
“Satu hal yang pasti: setelah pekan yang luar biasa, dengan dua kemenangan meyakinkan, Anda tak bisa mengatakan kami akan mendepak Hansi Flick dan mendapat seseorang yang mungkin hanya bisa bekerja untuk beberapa bulan.”



