GFX Pierre Webo PSG BasaksehirDAZN

UEFA Hukum Wasit Yang Picu Insiden Rasisme PSG-Istanbul Basaksehir

Wasit keempat asal Rumania, Sebastian Coltescu menerima sanksi hingga akhir musim atas keterlibatannya dalam pengusiran asisten pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo yang memicu mogoknya para pemain di Liga Champions, demikian pengumuman UEFA, Senin (8/3).

Pertandingan di kandang Paris Saint-Germain pada Desember lalu dihentikan setelah 13 menit menyusul pertengkaran di pinggir lapangan atas kartu merah yang diberikan kepada Webo dan harus dilanjutkan keesokan harinya setelah wasit keempat tersebut diganti.

Webo, mantan pemain internasional Kamerun, mengatakan Coltescu tidak menghormatinya dengan menyebutnya sebagai "Si Hitam" dan penyelidikan dilakukan oleh badan sepakbola Eropa.

UEFA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Coltescu telah diskors karena "perilaku yang tidak pantas selama pertandingan UEFA dimana ia ditugaskan" dan telah diperintahkan untuk "menghadiri program edukasi sebelum 30 Juni 2021."

Asisten wasit, Octavian Sovre juga ditegur atas perannya dan diperintahkan untuk menghadiri program edukasi yang sama juga sebelum 30 Juni.

Kedua ofisial itu dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 11 (1) Peraturan Disiplin UEFA yang mengatur tentang prinsip-prinsip umum perilaku dan berfokus pada aturan-aturan seperti pelanggaran yang merusak reputasi permainan.

UEFA mengatakan mereka juga melanggar Pasal 6 (1) dari Syarat dan Ketentuan Umum untuk Wasit yang memimpin pertandingan UEFA yang mengharuskan ofisial untuk "berperilaku profesional dan pantas" selama dan sesudah pertandingan.

Para pemain dari kedua tim, serta tiga ofisial pertandingan baru di lapangan, berlutut sebelum pertandingan dilanjutkan keesokan harinya dengan PSG menang 5-1 di Parc de Princes.

Webo mengatakan insiden itu sangat menegangkan sehingga ia membutuhkan dokter untuk memberinya pil agar bisa membantunya tidur, tetapi terhibur dengan kenyataan bahwa 8 Desember akan dikenang dalam perang melawan rasisme.

Iklan
0