Pelatih Uni Emirat Arab (UEA), Bert van Marwijk melempar kritikan terhadap kondisi rumput Stadion Nasional Bukit Jalil saat menghadapi Malaysia di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Selasa (10/9) kemarin, UEA cukup kesulitan meladeni perlawanan Harimau Malaya dan hanya memetik kemenangan tipis 2-1 setelah sempat terlebih dahulu tertinggal.
Sundulan Syafiq Ahmad pada menit pertama pertandingan mengejutkan UEA, sebelum bangkit dan membalikkan kedudukan melalui sepasang gol Ali Mabkhout.
Meski terkesan dengan kualitas stadion secara keseluruhan, pelatih 67 tahun yang pernah membawa Belanda ke final Piala Dunia 2010 tersebut tidak senang dengan kondisi rumput.
"Pertama, saya ingin mengucapkan selamat pada stadion indah Anda, salah satu stadion terindah yang pernah saya lihat di dunia," buka Van Marwijk.
"Hanya yang disayangkan adalah permukaan lapangannya, Anda tidak bisa benar-benar memainkan sepakbola cepat, juga untuk Malaysia."
"Sungguh disayangkan, tapi ini adalah stadion yang indah."
