Timnas Indonesia U-19 terus mempersiapkan diri untuk ambil bagian di Turnamen Toulon. Pelatih Dzenan Radoncic, menyebut anak asuhnya masih sering melakukan kesalahan.
Sudah lebih dari sepekan timnas Indonesia U-19 melakukan pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Senayan. Tak cuma berlatih, skuad Garuda Muda juga sudah menggelar pertandingan uji coba.
TIRA Persikabo menjadi lawan yang dihadapi timnas Indonesia U-19. Laga tersebut tuntas untuk kemenangan Laskar Padjajaran dengan skor 3-1, Minggu (22/5).
“Kami sudah bertanding melawan klub profesional kemarin [Persikabo] jadi di sesi latihan hari ini kami menghabiskan waktu untuk berlatih memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat di gim itu,” kata Radoncic.
Radoncic bakal berusaha keras untuk memperbaiki kesalahan pemain timnas Indonesia U-19. Walau ia menyadari hal tersebut normal terjadi di dunia sepakbola.
“Kita juga mencoba untuk mengimplementasikan beberapa hal, seperti membangun kepercayaan sesama pemain dan komunikasi pemain untuk organisasi permainan yang lebih baik,” ucapnya.
Penilaian Radoncic kesalahan yang dibuat saat uji coba lawan TIRA Persikabo bukan secara tim. Melainkan masing-masing individu seperti tidak menutup pergerakan lawan, tak bergerak tepat, tidak bertahan di waktu yang tepat.
"Saya kira tim ini sudah kompak di sepanjang laga, 30 menit kami bisa mengimbangi, lalu kami kebobolan mudah satu gol, dan itu saya kira pemain hilang konsentrasi, jadi kami ingin memperbaiki hal-hal itu, saya sudah katakan ke pemain soal itu, dan mencoba menjelaskan ke mereka bagaimana memperbaikinya,” ujarnya.
“Di babak kedua, kami bermain imbang 1-1, kami bermain baik, kami mengontrol lapangan tengah, kami mengunci sela-sela yang bisa dilalui lawan untuk melakukan umpan-umpan terukur, dan menciptakan beberapa peluang di babak ini. Kami membuat perkembangan yang bagus,” ia menambahkan.
.jpeg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)