Manajemen Kedah Darul Aman FC memastikan persiapan pramusim dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Turki tidak mengalami gangguan, meski negara itu baru saja diguncang gempa yang menimbulkan ribuan korban jiwa.
Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala richter (SR) mengguncang wilayah selatan Turki dan Suriah dengan titik pusatnya berada di kota Gaziantep. Hingga saat ini, korban jiwa di kedua negara itu tercatat mencapai 2.200 orang.
Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Turki Mehmet Muharrem Kasapoglu telah mengumumkan semua kegiatan olahraga di negara itu akan dihentikan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Di lain sisi, manajemen Kedah tetap melanjutkan program TC mereka di Turki. Skuad Kedah sudah tiba di Antalaya, Turki, Senin (6/2) malam WIB. Manajer Kedah, Khamal Idris Haji Ali, menyatakan, lokasi gempa bumi dengan Antalaya sangat jauh, sehingga tim dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, rombongan KDA FC ke Eropa dalam rangkaian tur pramusim 2023 kali ini berjalan lancar. Semua rencana sejauh ini sesuai dengan jadwal,” jelas Khamal melalui akun Facebook resmi klub.
“Kabar terbaru bencana di Turki menimbulkan kekhawatiran semua pihak di Malaysia, terutama keluarga, suporter dan jurnalis yang menunggu situasi terkini tim Sang Kenari.”
“Gempa bumi di Turki berada di zona yang berbeda, dan tidak memengaruhi jadwal tim, dan empat pertandingan persahabatan akan berlangsung di Gelanggang Olahraga Limak Arcadia sesuai rencana.”
Kedah dijadwalkan menjalani TC selama sepuluh hari. Empat pertandingan uji coba yang sudah disiapkan adalah melawan klub Uzbekistan, FC Nasaf, pada 9 Februari, dan keesokan harinya meladeni Shakter Karaganda (Kazakhstan).
FK Maqtaraal dari Kazakhstan menjadi lawan berikutnya pada 12 Februari, dan ditutup dengan laga melawan FC Metalist Kharkiv (Ukraina) dua hari berselang. Pelatih Nafuzi Zain berharap uji coba ini bisa digelar.
“Kawasan gempa bumi jauh dari lokasi kami berada. Saya rasa tidak ada masalah, dan mungkin pertandingan uji coba bisa berjalan dengan lancar,” kata Nafuzi.
