Tumbangkan Juara Bertahan, Cerezo Osaka Dalam Tren Impresif

Komentar()
(C)Getty Images for DAZN
Cerezo sukses mempermalukan Kashima Antlers untuk memetik kemenangan (plus clean sheet) ketiga secara beruntun di kasta tertinggi sepakbola Jepang.

OLEH    TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter


Cerezo Osaka meraih kemenangan perdana melawan Sagan Tosu musim ini pada 18 Maret, dan juga mengalahkan Yokohama F Marinos pada 1 April. Itu menjadi sebuah tanda kemajuan, jadi pertandingan melawan Kashima Antlers pada 8 April menjadi ujian nyata bagi Cerezo. Pemain utama seperti Yoichiro Kakitani dan Hotaru Yamaguchi, berada dalam motivasi tertinggi karena laga tandang menghadapi sang juara bertahan.

Bagaimanapun juga, penguasaan bola Kashima mengungguli Cerezo di babak pertama. Mereka menghabiskan waktu dengan fokus untuk bertahan. Para bek, yang meraih clean sheet dalam dua kemenangan beruntun, bersinar sepanjang laga. Kiper Kim Jin-Hyeon yang kembali dari cedera punggung juga tampil dengan baik. Pada menit ke-42, dia dengan tenang mengantisipasi tembakan Pedro Junior dalam situasi satu lawan satu. "Jin-Hyeon membuat kami sangat tenang dan memberi banyak motivasi dan saran bagus. Dia memainkan peran vital bagi kami," ujar Yamaguchi. Tetapi, para pemain belakang juga memberi kontribusi besar dalam tren tidak pernah kalah di liga dalam empat laga terakhir.

KLASEMEN PRA-PIALA DUNIA 2018 ASIA

Di bawah tekanan, para penyerang Cerezo tidak mau tinggal diam. 40 detik setelah babak kedua dimulai, Cerezo memecah kebuntuan. Sekiguchi mengangkat bola dan Kenyu Sugimoto meneruskannya pada Souza. Ia memberikan bola pada Sekiguchi yang kemudian melepas umpan silang ke tengah kotak, di mana Kazuya Yamamura siap menyambut. Tandukan keras Yamamura menjebol gawang lawan, golnya itu menjadi kejutan bagi Kashima yang merupakan mantan klubnya.

"Saya gembira bisa mencetak gol karena saya berusaha menembak ke gawang. Saat pertandingan, pemain-pemain Kashima mengatakan jangan mencetak gol!" ujar Yamamura. "Mereka mungkin berpikir posisi saya sebagai ujung tombak, sebagai pengecoh, tetapi ketika saya sebagai penyerang, saya harus mencetak gol. Gelandang dan bek selalu bekerja keras, jadi saya harus mencetak gol untuk membalas upaya mereka," pungkas pemain dengan nomor punggung 24 itu.

HALAMAN KHUSUS SEPAKBOLA JEPANG

Akhirnya, Cerezo meraih kemenangan 1-0 atas Kashima, pertandingan ketiga secara beruntun berakhir dengan kemenangan dan clean sheet. Itu mengangkat Cerezo ke posisi enam klasemen sementara J-League. Target yang dicanangkan Yoon Jung-Hwan saat pertama kali didapuk sebagai pelatih adalah bertahan di sembilan besar dan saat ini posisinya lebih baik dari itu. Lini belakang yang kemasukan empat gol dalam enam pertandingan beruntun menjadi faktor besar untuk hasil ini. Angka itu sama dengan klub papan atas Vissel Kobe dan Kashima, yang kemasukan paling sedikit di liga sejauh ini.

"Cerezo ingin menyerang lebih banyak. Performa kami beberapa laga terakhir secara signifikan berbeda dari gaya tradisional kami, tetapi lini belakang kami sangat baik hingga kami mampu meraih kemenangan beruntun. Poin sempurna atas Kashima adalah kemenangan krusial," ujar Yamaguchi.

Tutup