Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko, mengatakan masa bakti bersama timnya sudah habis. Akan tetapi, ia bakal tetap mengemban tugas tersebut sampai perjuangan Macan Kemayoran berakhir di turnamen Asia.
Saat ini Persija sedang berjuang di kualifikasi Liga Champions Asia. Anak asuhan Ivan Kolev tersebut babak berhadapan dengan klub asal Australia Newcastle Jets, 12 Februari 2019.
Apabila, Persija kalah dalam pertandingan tersebut bakal langsung bertarung di Piala AFC. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur.
"Saya yang jelas terbatas masa tugas saya, dalam hal ini, SP [surat perintah] saya diminta per tahun. Ini memang masa tugas saya habis," kata Ardhi.
"Tapi saya punya beban moril saya harus menyelesaikan sampe gelaran LCA/AFC selesai. Sudah habis. Sejak akhir musim lalu. Itu sudah tahu dari dinas kalau sampai AFC/ACL," tambahnya.
Lebih lanjut Ardhi menegaskan belum tentu jadi manajer Persija pada Liga 1 2019. Kompetisi sepakbola tertinggi di tanah air tersebut rencananya dimulai pada awal Mei mendatang.
"Saya menemani sampai ACL. Kalau gagal, kita ke AFC. Saya sampai selesai di AFC. Liga 1 kita belum tahu. Yang jelas habis pemilu," ucapnya.
Sebelumnya, sudah ada Gede Widiade (direktur utama Persija), Muhammad Rafil Perdana (COO Persija), Andika Suksmana (Chief Marketing & Comercial Officer Persija), Budi Saputra (ketua panpel), Prasetyo (wakil panpel), Arvi Perwira (manajer Persija U-19), dan Erwan (manajer Persija U-16,), yang mengundurkan diri.
Goal Indonesia

