CEO Inter Milan Beppe Marotta mengaku tak tahu akan bagaimana nasib Romelu Lukaku menyusul dipecatnya Thomas Tuchel dari jabatan pelatih Chelsea.
The Blues resmi mendepak Tuchel, Rabu (7/9), dan menggantinya dengan Graham Potter menyusul serangkaian hasil buruk di Liga Primer Inggris dan Liga Champions Eropa 2022/23.
Pelatih asal Jerman itulah yang gagal memaksimalkan potensi Lukaku saat striker Belgia tersebut 'balik kucing' ke Stamford Bridge satu tahun lalu.
Hubungan Tuchel dan Lukaku bahkan sempat diisukan merenggang, dan kini bintang 29 tahun itu dipinjamkan kembali ke Nerazzurri setelah hanya mencetak 15 gol dalam 44 pertandingan di masa bakti keduanya bersama The Blues.
Namun dengan wajah baru kini mengisi jabatan pelatih di Chelsea, ada kemungkinan Lukaku diterima kembali di London Barat.
gettyCEO Inter Beppe Marotta berkata kepada Sky Sport Italia soal potensi Lukaku disambut kembali di Chelsea tahun depan begitu masa peminjamannya selesai: "Ini berita baru. Tidak tahu dampaknya akan seperti apa."
"Kami sangat ingin memaksimalkan kontribusi Lukaku, barulah di akhir musim nanti kami akan duduk bersama dan mendiskusikannya bersama Chelsea."
"Saya tak tahu apakah perubahan pelatih berarti Lukaku otomatis kembali, sulit untuk diprediksi."
Lukaku sudah kembali menorehkan namanya di papan skor di Italia, dengan torehan satu gol di tiga penampilan buat Inter.
Namun perlu diingat bahwa Chelsea telah memboyong Pierre-Emerick Aubameyang sepeninggalnya dan jersey No.9 telah diberikan kepada bekas striker Arsenal dan Barcelona tersebut.




