Kehadiran Thomas Tuchel sebagai manajer baru Chelsea bisa berdampak positif bagi perkembangan Christian Pulisic, demikian menurut pelatih tim nasional Amerika Serikat (AS), Gregg Berhalter.
Chelsea mengumumkan pada Senin (25/1) bahwa mereka telah resmi memecat Frank Lampard dari kursi kepelatihan, yang dilepas setelah melewati 18 bulan masa tugas.
Lampard diyakini akan segera digantikan oleh Tuchel, yang kini berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Paris Saint-Germain pada Natal tahun kemarin.
Tuchel sebelumnya pernah bekerja dengan Pulisic di Borussia Dortmund, memberi sang pemuda asal AS debut pada Januari 2016.
Pulisic bermain di bawah komando Tuchel hingga kepergian sang pelatih pada Mei 2017, membuat total 55 penampilan saat diasuh juru taktik asal Jerman tersebut.
Sekarang ada kemungkinan baginya untuk kembali dilatih oleh Tuchel, dan Pulisic diyakini tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan gaya sang pelatih karena sudah pernah bersinar di Dortmund.
"Bagi Christian, saya pikir manfaatnya adalah, jika Tuchel menjadi pelatihnya, ia sudah sangat mengenalnya dan itu selalu penting," kata Berhalter kepada awak media. "Ia datang dengan pemahaman yang sangat baik tentang apa yang bisa dilakukan oleh Christian dan kemampuannya, dan saya pikir itu penting."
"Ia juga telah melihat perkembangan Christian dan meningkatkan kemampuannya selama di Dortmund dan, bagi Christian, keakraban dengan bagaimana caranya melatih, staf pelatihnya dan gaya komunikasinya."
"Itu semua membantu. Tidak ada periode tidak nyaman ketika Anda sudah mengenal pelatih Anda. Saya pikir itu mungkin keuntungannya."
Pulisic, 22, bergabung dengan Chelsea pada awal musim 2019/20 namun sejauh ini kurang menunjukkan sinarnya dengan baru mengemas 10 gol dari total 37 penampilan di Liga Primer Inggris.


