Thomas Tuchel mengatakan dirinya mencadangkan Neymar demi kebaikan sang pemain saat melawan Real Madrid dan tak takut mengecewakan sang bintang Paris Saint-Germain.
Neymar, yang tampil sebagai starter lawan Lille di Ligue 1 pada akhir pekan lalu, masuk sebagai pemain pengganti saat PSG bermain imbang 2-2 kontra Madrid dalam lanjutan fase grup Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (27/11) dini hari WIB.
PSG tertinggal terlebih dahulu gara-gara gol Karim Benzema, dan ketika Neymar masuk, Madrid menggandakan keunggulan lewat pemain yang sama setelah menyambut umpan Marcelo, sebelum Kylian Mbappe dan Pablo Sarabia mengamankan satu poin.
Tuchel mengakui jelang duel lawan Madrid bahwa Neymar terkadang sulit untuk diatur, namun menegaskan peran sang bintang yang tak signifikan di Bernabeu disebabkan karena cedera hamstring yang mengganggunya belakangan ini.
"Tidak, saya tidak takut, saya tidak berpikir kami akan kehilangan Neymar," tegas sang bos PSG.
"Kami punya hubungan, kami saling jujur. Saya berbicara kepadanya dan mengatakan kepadanya saya lebih suka memainkannya di babak kedua dan mulai dari bangku cadangan. Kami melakukan hal yang sama dengan Kylian [Mbappe] saat bertandang ke Galatasaray."
"Ia telah absen selama enam pekan, ia hanya bermain dalam satu pertandingan sebelum ini dan bagi saya tidak layak untuk mengambil risiko."
"Setiap bulan ia melewatkan kesempatan tampil beberapa hari. Saya membuat keputusan untuknya, untuk kesehatannya."


