Trent Alexander-Arnold, Liverpool, Champions League 2020-21Getty

Trent Alexander-Arnold Kecam Jadwal Liga Primer Inggris

Bintang Liverpool Trent Alexander-Arnold mengecam jadwal Liga Primer Inggris, dengan menyebut beberapa di antaranya "bertentangan dengan akal sehat."

Sebelumnya, manajer Liverpool Jurgen Klopp mengkritik jadwal di tengah rentetan pertandingan yang menyibukkan buat klub-klub sepakbola.

Tiga hari setelah kekalahan di tangan Atalanta di Liga Champions, The Reds harus bertandang ke markas Brighton and Hove Albion untuk menjalani pertandingan Liga Primer Inggris di saat jam makan siang.

Alexander-Arnold, yang absen karena cedera betis, juga mengkritik penjadwalan. Bek berusia 22 tahun itu menyerukan perlunya perubahan.

"Pada saat kami mengalami lockdown selama tiga bulan, kembali dan tidak bisa sepenuhnya fit seperti yang kami inginkan dan harus memainkan sisa pertandingan, dan kemudian tidak mendapatkan banyak istirahat--saya kira kami punya waktu dua pekan dan kemudian pramusim sepuluh hari--dan kemudian langsung kembali ke liga paling kompetitif di dunia, itu sulit," ujar Alexander-Arnold kepada Standard Sport.

"Waktu pertandingan, dalam hal laga kembali dari internasional terakhir [sebelum bermain lebih awal pada Sabtu] benar-benar bertentangan dengan akal sehat. Siapa pun yang memiliki sekal sehat akan melihat bahwa itu adalah sesuatu yang tidak dapat terjadi."

"Tim-tim yang bermain pada pertengahan pekan menjadi hampir setiap pekan--saya pikir Tottenham baru-baru ini melakukannya di mana mereka bermain pada Kamis dan kemudian pada Minggu pukul 12:00 [siang]."

"Tidak ada cukup waktu untuk pulih, tubuh Anda tidak bisa pulih secapat itu. Otot Anda masuk ke dalamnya tidak 100 persen dan begitulah cara Anda mengalami cedera. Sesuatu harus berubah."

Liga Primer musim 2019/20 sempat ditangguhkan selama tiga bulan akibat pandemi virus corona. Kompetisi finis pada 26 Juli sebelum musim 2020/21 dimulai tujuh pekan kemudian.

Saat ini, Liverpool berada di peringkat kedua di klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dengan sang pemuncak, Tottenham.

Liverpool akan menjalani delapan pertandingan pada Desember, namun Alexander-Arnold mengatakan bahwa masalah cederanya bisa diprediksi.

"Saya kira masalah ini sebenarnya bisa diprediksi, siapa pun bisa melihat datangnya," ujar Alexander-Arnold lagi.

Iklan
0