Bek sayap Liverpool Trent Alexander-Arnold mengakui ada yang salah dalam diri The Reds, sehingga mereka menelan hasil buruk dalam dua pertandingan Liga Primer Inggris secara beruntun melawan tim papan bawah.
Kekalahan 2-1 dari Leeds United memperburuk situasi setelah sebelumnya mereka disikat Nottingham Forrest 1-0. Kedua tim itu berada di peringkat ke-15 dan juru kunci klasemen sementara.
Liverpool mempunyai dua pertandingan sisa di EPL sebelum jeda Piala Dunia 2022 untuk membangkitkan kepercayaan diri mereka. Hanya saja, dua lawan yang bakal dihadapi tidak mudah, yakni Tottenham Hotspur dan Southampton.
TAA menganggap dua laga tersebut sangat penting bagi Liverpool bila mereka masih ingin mewujudkan target dan aspirasi pada musim ini. Dua kemenangan bakal menumbuhkan kepercayaan diri tim.
“Saya akan mengatakan kami semua percaya pada diri kami sendiri, kami percaya pada cara kami bermain, kami percaya pada skuad, dan apa yang bisa kami capai,” ujar TAA dikutip laman The Telegraph.
“Tapi ketika Anda mengalami kemunduran, saya pikir itu berpotensi membuat Anda menebak-nebak diri sendiri, dan mempertanyakan banyak hal. Jelas sebagai sebuah tim ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik. Itu tidak berjalan sebaik yang kami inginkan.”
“Itu adalah sesuatu yang perlu direnungkan semua elemen tim, itu adalah sesuatu bagi semua orang untuk mengatasinya, dan memastikan kami melakukannya dengan benar, terutama minggu depan melawan Spurs, rival empat besar.”
“Kami pergi ke sana, dan harus mendapatkan tiga poin jika kami punya kesempatan untuk mencapai tujuan dan aspirasi kami untuk musim ini.”
Meski menelan kekalahan dari Leeds, TAA menganggap performa Liverpool sebetulnya tidak terlalu buruk. Setidaknya, mereka banyak membuat peluang, namun gagal mengonversinya menjadi gol.
“Menurut saya, kami tidak dalam performa terbaik. Saya pikir banyak pemain akan mengatakan itu tentang diri mereka sendiri, dan sebagai tim secara umum. Tapi kami masih menciptakan peluang untuk mencetak gol, terutama di dua pertandingan terakhir,” tutur TAA.
“Saya pikir penting bagi kami untuk berkumpul kembali, menilai apa yang salah. Saya pikir sekarang, ini semacam: 'Ambil poin sebanyak yang Anda bisa sekarang [sebelum] masuk ke jeda.”
“Kemungkinan jeda ini akan datang pada waktu yang tepat bagi kami untuk mengatur ulang, dan bisa mengarahkan pikiran kami untuk memasuki paruh kedua musim ini.”




