Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Real Madrid C.F. v FC Internazionale Milano - UEFA Champions League 2026/27 League Phase MD1Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Transfer termahal dalam sejarahnya: mengapa Real Madrid tidak mengandalkan Diomande?

Sebuah laporan media Spanyol pada hari Kamis ini menyebutkan bahwa Real Madrid telah menyusun rencana khusus bagi pemainnya, Yan Diomande, demi melindunginya dari mimpi buruk yang menyakitkan. 

Diomande, yang berusia 19 tahun, merupakan transfer termahal dalam sejarah Real Madrid. Klub tersebut membayar 125 juta euro kepada Leipzig, dan jumlahnya bisa mencapai 140 juta euro, tergantung sejauh mana pemain itu mencapai target-target tertentu yang berkaitan dengan performa.

 Meski demikian, terasa agak aneh bahwa pemain asal Pantai Gading itu belum pernah memulai satu pertandingan pun sebagai starter bersama Real Madrid hingga kini. Memang benar dia sudah bermain, tetapi selalu masuk sebagai pemain pengganti pada sepertiga akhir pertandingan.

Dari pihak Real Madrid, khususnya Mourinho, penjelasannya adalah keharusan untuk memperlakukan Diomande dengan hati-hati, sebab ada rencana khusus baginya, dan tak seorang pun di Real Madrid yang akan menyimpang darinya.

 Pelatih itu sendiri telah menjelaskan sebelum pertandingan melawan Inter bahwa mereka akan memperlakukan Diomande secara bertahap, bahwa dia bergabung dengan tim terlambat, dan bahwa waktunya akan tiba.

Di sisi lain, surat kabar "Mundo Deportivo" menyebutkan bahwa banyak pihak melihat dalam rencana Real Madrid ada bayang-bayang dari apa yang terjadi pada Mastantuono musim panas lalu. Pemain asal Argentina itu bergabung dari River Plate dengan nilai 63,2 juta euro. Pada usia delapan belas tahun, dia menandatangani kontrak dengan Real Madrid sebagai bintang menjanjikan dengan masa depan cemerlang.

Mastantuono tidak diberi waktu yang cukup untuk beradaptasi; tidak ada rencana selain memainkannya sebagai starter sejak awal bersama Xabi Alonso. Bukan hanya dalam satu pertandingan, melainkan dalam beberapa pertandingan, dan pemain Argentina itu gagal memenuhi ekspektasi tinggi yang diletakkan manajemen Real Madrid kepadanya.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

Sedikit demi sedikit, Mastantuono menghilang dari susunan pemain inti dan menjadi pemain cadangan. Tidak hanya itu, musim panas ini dia pindah dengan status pinjaman ke Fiorentina.

 Melihat sejarah ini, dapat dipahami bahwa Real Madrid memperlakukan Diomande dengan hati-hati, agar tidak membahayakan transfer bernilai 125 juta euro, yang merupakan yang termahal dalam sejarah klub.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google