Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

FBL-FRIENDLY-NED-NORAFP

Diterjemahkan oleh

Transfer pemain Belanda memantik persaingan antara Real Madrid dan Barcelona

Gelandang AZ Alkmaar asal Belanda, Kees Smit (20 tahun), memasuki radar perhatian klub-klub besar Eropa sebagai salah satu talenta muda paling menonjol yang tampil menonjol sejak 3 musim lalu, tepatnya sejak memimpin timnya meraih gelar Liga Champions Eropa U-19 pada 2023.

Tim Belanda itu sebelumnya menyingkirkan Real Madrid di babak perempat final, dalam satu-satunya kekalahan tim yang saat itu dilatih Arbeloa, yang tidak mampu berbuat apa-apa menghadapi tim yang dinobatkan sebagai juara berkat kegemilangan Smit dan Boko (pemain Bayer Leverkusen) sebagai bintang-bintang paling menonjol di turnamen tersebut.

Momen Smit untuk menjadi salah satu nama paling menarik di bursa transfer semakin dekat.

Menurut surat kabar Spanyol "AS", rumor seputar masa depan otak permainan tim AZ Alkmaar terus bermunculan sejak saat itu, terutama sejak musim panas lalu.

Atletico Madrid sebelumnya sempat berusaha merekrutnya pada bursa transfer musim dingin lalu, tetapi para petinggi tim Belanda menolak menyetujui kesepakatan tersebut, sehingga keinginan staf teknis Los Rojiblancos untuk mendatangkan pemain yang diperkirakan akan menjadi salah satu elemen menonjol di panggung Eropa pun kandas.

Kees Smit menegaskan dirinya sebagai elemen utama di skuad tim Belanda setelah penampilan gemilangnya di Valdebebas, di mana semua indikasi mengarah pada kemungkinan bergabungnya ia ke dalam daftar Koeman untuk mengarungi Piala Dunia, tetapi mantan pelatih Barcelona itu lebih memilih mengandalkan pemain-pemain yang lebih berpengalaman, kecuali Hato, sementara usia pemain lainnya sudah melewati 24 tahun.

Hal itu berujung pada perubahan kepemimpinan teknis tim nasional dengan Xavi Hernandez mengambil alih tanggung jawab, di saat hanya sedikit pihak di Belanda yang memahami alasan dicoretnya Smit dari daftar akhir yang berisi 26 pemain untuk Piala Dunia di Amerika.

Pemain muda AZ Alkmaar itu tengah mencari tujuan berikutnya bersama agennya, Jorge Mendes, di tengah meningkatnya minat dari klub-klub Liga Primer Inggris.

Meski ada tawaran-tawaran dari Inggris, gelandang yang piawai bermain dengan kedua kaki dan mampu memecah lini lawan lewat umpan-umpan kombinasi ini lebih memilih pindah ke Liga Spanyol.

Tiga klub Spanyol bergerak di balik layar kesepakatan ini dengan intensitas berbeda-beda, yaitu Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona, dengan catatan bahwa yang terakhir saat ini sepenuhnya berfokus pada penuntasan kesepakatan Rodri.

Atletico Madrid sendiri telah merampungkan kesepakatan Morten Hjulmand, seorang pemain yang memiliki karakteristik mirip dengan Smit meski gaya bermainnya cenderung lebih defensif, sementara Real Madrid menganggap komposisi skuadnya sudah tertutup untuk saat ini sambil menunggu adanya kepergian pemain.

Gelandang AZ Alkmaar itu tetap berada dalam radar perhatian klub Ibu Kota tersebut bersama sejumlah nama lain, tanpa adanya gerakan resmi apa pun di Valdebebas hingga kini terkait pemain Belanda itu.

Di sisi lain, Jose Mourinho tengah mencari pemain bergaya Bernardo Silva, karena Smit muda piawai bergerak seperti bintang Portugal itu di seluruh posisi lini tengah.

Kees Smit tidak menutup kemungkinan untuk bertahan satu musim lagi bersama timnya guna melanjutkan perkembangannya dan mendapatkan lebih banyak menit bermain serta tanggung jawab, dengan syarat tercapai kesepakatan untuk merampungkan kepindahannya pada musim 2027-2028, sehingga membuat semua kemungkinan tetap terbuka.

Harga pemain ini kemungkinan berkisar di angka 60 juta euro, sebuah angka yang jauh dari 95 juta euro yang mungkin harus dikeluarkan Liverpool untuk merampungkan kesepakatan Wharton dari Crystal Palace.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google