Hangat Dibicarakan! Fakta Menarik Transfer Bagus Kahfi Ke FC Utrecht

Komentar()
Bagus Kahfi Utrecht
Barito Putera bersedia melepas Bagus Kahfi ke FC Utrecht, tetapi selanjutnya bertekad memproteksi para pemain muda mereka.

Satu lagi pemain Indonesia bakal merasakan atmosfer sepakbola di Eropa setelah manajemen Barito Putera mempersiapkan surat keluar kepada Bagus Kahfi agar bisa bergabung dengan salah satu klub Belanda, FC Utrecht.

Melalui akun Instagram, Bagus memberi kabar pemulihan cedera engkel. Beberapa hari berselang, ia memberi ucapan terima kasih kepada Utrecht yang turut membantu proses tersebut.

Gabung Ke Utrecht?

Jumat (30/10) malam, merebak kabar bergabungnya Bagus ke FC Utrecht yang dilansir oleh media lokal Banjarmasin berdasarkan kutipan Mundari Karya. Di sana disebutkan bahwa Utrecht resmi telah menggaet Bagus. Mundari menyebutkan, keputusan Barito Putera melepas Bagus demi kebaikan karir sang pemain.

Jendela Transfer Belanda

Setelah melakukan penelusuran awal, Goal Indonesia belum memperoleh pengumuman resmi dari FC Utrecht maupun media terpercaya Belanda. Satu-satunya tautan yang menyebutkan transfer Bagus tampaknya merupakan blog penggemar yang justru menyitir kutipan Mundari Karya dari media lokal Banjarmasin tersebut.

Selain itu, saat ini jendela transfer Belanda telah ditutup dan baru akan kembali dibuka Januari mendatang. Kalau pun bergabung, sepertinya Bagus akan menghabiskan sisa tahun dengan berlatih bersama skuad Utrecht sebelum kepindahannya diresmikan awal 2021.

Bagaimana dengan salary cap di kompetisi Belanda yang diterapkan khusus kepada para pemain non-Uni Eropa? Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Goal, jumlah salary cap anggota tim taruna tidak lah setinggi pemain skuad utama. Ada pula kemungkinan menurunkan nominal salary cap akibat krisis pandemi Covid-19.

[UPDATE: 31-10-2020 09:10 WIB] Berdasarkan sumber dekat dengan Utrecht, Goal memperoleh informasi jika Bagus sedang menjalani trial bersama Jong Utrecht. Belum ada kesepakatan atau perjanjian tertulis.

Kontrak Dengan Barito Putera

Bagian ini paling menarik karena Bagus masih terikat kontrak dengan Barito Putera hingga akhir 2021. Berdasarkan wawancara yang dilakukan jurnalis Goal, Alvino Hanafi, Mundari Karya mengakui Barito secara prinsip bersedia melepas Bagus serta mengeluarkan surat keluar guna memuluskan kepindahan ke Utrecht. Ada pendekatan yang dilakukan dari pihak keluarga Bagus, serta Garuda Select selaku pemegang program pelatihan yang menaungi Bagus selama satu tahun terakhir, untuk menegosiasikan transfer.

Mundari mengatakan, manajemen telah melepas Bagus ke pihak Garuda Select yang menjadi mediator Bagus dengan Utrecht. Menurut Mundari, proses pelepasan Bagus bukan berdasarkan pembicaraan antara kedua klub. Mundari menjelaskan, program officer Garuda Select Marsal Masita menyebutkan Utrecht meminta agar Barito Putera memberikan surat keluar untuk Bagus.

“Kami sudah lepas. Jadi kami tidak memikirkan apakah dia di sana dititipkan atau berdasarkan kualitas. Itu berdasarkan pembicaraan saya yang mewakili Barito dengan pak Marsal, karena waktu itu dia minta surat [keluar] secepatnya, sebab Utrecht sangat membutuhkan itu,” beber Mundari.

Hanya saja, Mundari berharap agar hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya. Mundari menyatakan, ia menginginkan agar pemain yang berkarir di luar tidak disisipi kepentingan lain. Apalagi sejumlah pemain muda Barito Putera juga sudah masuk ke dalam bidikan, seperti David Maulana. Namun, Mundari menyesalkan proses mengincar pemain ini melalui orang tua yang bersangkutan.

“Tapi ke depannya jangan diganggu-ganggu lagi. Sekarang kami sedang proteksi, jangan sampai terjadi ke David Maulana, karena David juga sudah mulai [diincar]. Orang tuanya sudah minta juga. Padahal David sudah kami bina tiga tahun sejak usia 16 tahun. Gajinya juga tidak sedikit, bukan gaji akademi,” cetus Mundari.

Dua Syarat Transfer

Namun, secara terpisah kepada wartawan, Mundari Karya mendesak dua syarat guna terwujudnya transfer. Persyaratan pertama yang diajukan Barito Putera adalah klausul buy back. Sedangkan permintaan kedua adalah training compensation fee.

“Kami sebelumnya ada pembicaraan, yakni antara saya, sekjen PSSI, dan Marsal tentang masa depan Bagus. Prinsipnya kami sangat setuju Bagus bisa bermain di luar negeri, dan bisa mengharumkan nama sepakbola Indonesia. Tetapi sebagai organisasi, ada permintaan dari Barito Putera tentang bagus kalau dia bermain di luar negeri,” jelas Mundari.

“Yang pertama, kalau pada saat dia tidak bermain di Eropa lagi, dia kembali ke Barito. Permintaan yang kedua adalah training compensation. Itu yang menjadi bahan pembicaraan, karena masih terikat kontrak satu tahun. Jadi permintaannya buy back dan training compensation.”

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!

Tutup