Goal bisa mengonfirmasi bahwa mantan bos Wolves Nuno Espirito Santo tengah berdiskusi demi menjadi manajer baru Tottenham Hotspur.
Spurs telah memburu manajer permanen baru sejak memecat Jose Mourinho April lalu, sementara Ryan Mason dipercayai sebagai pelatih pengganti.
Berbulan-bulan sejak itu, The Lilywhites telah dikaitkan dengan kandidat bernama besar, Nuno adalah calon teranyar dan tengah berdiskusi dengan pihak Tottenham.
Sebelumnya, beberapa nama familiar sempat dikabarkan akan mengisi kursi kepelatihan di London Utara itu.
Antonio Conte sempat nyaris sepakat, namun mantan bos Chelsea dan Inter itu menolak sebelum mengaku bahwa ia tak yakin dengan proyek Spurs.




Mereka dikaitkan dengan Paulo Fonseca, pria yang ironisnya digantikan oleh Mourinho di AS Roma, namun pembicaraan lagi-lagi buntu dan dikaitkan dengan Gennaro Gattuso.
Gattuso juga ogah melanjutkan negosiasi, dan bintang Napoli Lorenzo Insigne berkata bahwa "kekacauan" di Tottenham membuat mantan bossnya enggan.
Manajer Sevilla Julen Lopetegui juga menolak Spurs menurut presiden klub Jose Castro.
Manajer mana pun yang akhirnya menangani Tottenham diprediksi harus berurusan dengan penjualan besar karena isu kepergian Harry Kane semakin santer.
Nuno paling dikenal dari hasil kerjanya bersama Wolves saat ia menyulap mereka menjadi klub Liga Primer yang solid setelah mengantarkan promosi.
Selama di Wolves, ia menjuarai Championship sebelum finis ketujuh dua kali dan ke-13 selama tiga musim di Liga Primer.
Manajer berkebangsaan Portugal itu mengumumkan Mei kemarin ia akan hengkang atas kesepakatan bersama dan menjadi salah satu pelatih bebas kontrak terbaik di Eropa.
Sebelum menukangi Wolves, Nuno juga pernah melatih Porto, Valencia, dan Rio Ave.
