Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte, mengatakan bahwa sepak bola Inggris “harus belajar menggunakan VAR dengan cara yang benar”.
Keputusan penalti Spurs dibatalkan dalam hasil imbang 1-1 kontra West Ham pada pekan kelima Liga Primer Inggris di London Stadium, Kamis (1/9) dini hari WIB.
Sang tamu unggul lebih dulu pada menit ke-34 lewat gol bunuh diri Thilo Kehrer. Sementara The Hammers menyamakan skor via Tomas Soucek pada menit ke-55.
Wasit Peter Bankes mengganjar West Ham penalti setelah sundulan Harry Kane mengenai lengan Aaron Cresswell.
Namun, setelah tinjauan VAR selama empat menit, Bankes diinstruksikan untuk melihat insiden tersebut ke monitor sisi lapangan. Ia lalu mengubah keputusan bahwa bola secara tidak sengaja mengenai lengan Cresswell dan membatalkan penalti Spurs.
"Jujur, pada akhir babak pertama, saya berbicara dengan wasit dan mengatakan kepadanya 'Anda telah mengambil keputusan tepat'," ucap Conte selepas laga kepada BT Sport.
“Sungguh luar biasa VAR meninjau lagi dan memanggil wasit. [Wasit] dapat melihat itu adalah keputusan yang tepat dan tinjauan dari VAR itu aneh.”
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa wasit telah mengambil keputusan yang tepat. Biasanya VAR meninjau ketika keputusan itu salah.”
“Di Inggris, mereka harus belajar menggunakan VAR dengan cara yang benar. Anda harus belajar dengan sangat baik dan lebih akurat.”
"Jika ada VAR, Anda harus memanfaatkannya dengan cara yang benar atau menerima keputusan wasit. Jika Anda memiliki TV, Anda punya waktu untuk melihat. Ini sulit diterima, tidak hanya bagi saya, tapi setiap pelatih,” pungkasnya.
Spurs berada di jalur untuk meraih 13 poin dari lima pertandingan pertama di Liga Primer–yang akan menjadi rekor klub–tapi gagal dengan hasil imbang ini.
Di papan klasemen sementara, Spurs menempati urutan ketiga dengan koleksi 11 poin. Sementara West Ham masih tercecer di peringkat ke-14 dengan perolehan empat poin.


