Jose Mourinho mengkritik performa Harry Kane dengan menyebut sang striker "tenggelam" ketika Tottenham Hotspur menelan kekalahan 2-0 di tangan Liverpool di final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6) dini hari WIB.
Kane masuk ke dalam susunan pemain inti Spurs hampir dua bulan setelah ia mengalami cedera engkel lawan Manchester City di leg pertama babak perempat-final Liga Champions. Namun, pemain berusia 25 tahun itu tidak mampu membawa timnya tampil sebagai juara.
Mourinho, yang dipecat sebagai manajer Manchester United pada akhir 2018, menyatakan kalau Kane memberikan sedikit kontribusi untuk timnya di pertandingan lawan The Reds.
"Realitasnya adalah Tottenham memiliki 61 persen penguasaan bola, namun tidak memiliki shot on target," ujar Mourinho kepada beIN SPORTS.
"Mereka kehilangan banyak passing, mereka tidak bisa menghubungkan permainan."
"Harry Kane tenggelam sepanjang waktu. Ia biasanya mundur ke belakang, biasanya datang di antara garis, biasanya dia adalah pemain penghubung."
"Ia menerima bola dari satu sisi, ia bergerak di antara garis, ia kembali, bermain dengan full-back yang lain atau sisi yang lain, ia datang ke kotak penalti. Tidak ada dinamika [yang terjadi]."
Kane mencetak total 24 gol sepanjang musim 2018/19, sebagai yang paling sedikit dalam lima tahun.
Goal Indonesia
Getty



