The Foxes hanya meraih satu poin dalam tujuh laga pertama mereka di Liga Primer Inggris musim ini dan telah kebobolan dengan rekor 22 gol di seluruh pertandingan.
Terbaru, James Maddison dkk dikalahkan tuan rumah Tottenham Hotspur dengan skor 6-2 pada pekan kedelapan, Sabtu (17/9).
“Saya kini benar-benar berada di bawah tekanan. Saya datang setiap hari dan melakukan pekerjaan saya. Saya benar-benar memahami rasa frustrasi para fans. Saya tidak bisa bersembunyi dari itu. Ini tanggung jawab saya,” ucap Rodgers selepas laga kepada Sky Sports.
“Apa pun yang terjadi, saya akan sangat menghormati mereka [pemilik] karena mereka telah memberi saya dukungan besar. Saya memahami itu,” tutur pelatih asal Irlandia Utara itu.
"Skor tidak mencerminkan permainan, tapi intinya ini adalah kekalahan yang berat. Mereka memberi saya dukungan yang brilian. Apa pun yang terjadi pada saya di Leicester, apakah saya bertahan dan kembali berjuang, saya akan selalu menghormati mereka,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Leicester makin terpuruk di dasar klasemen sementara dengan perolehan satu poin.
Jeda internasional bisa menjadi momen yang tepat bagi chairman Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, untuk mengakhiri kerja sama dengan Rodgers yang melatih The Foxes sejak Februari 2019.
