Antonio Conte dengan senang hati menjelaskan bagaimana perbedaan Serie A dan Liga Primer, dengan dia saat ini menukangi Tottenham Hotspur, setelah meninggalkan Inter Milan akhir musim lalu.
Padahal dia di musim lalu sukses membawa Nerazzurri meraih Scudetto pertama mereka dalam sepuluh tahun terakhir, tetapi dia pergi dari San Siro setelah tak menemukan kesepakatan soal perkembangan tim.
Hingga saat ini, dia telah memipmin enam pertandingan Spurs, meraih empat kemenangan (satu kalah dan satu kali seri) untuk membawa The Lilywhites duduk di tempat ketujuh klasemen dengan torehan 25 poin.
Apa yang dikatakan?
"Ada banyak taktik di Italia, Setiap pelatih sangat siap, itu sebabnya intensitas di sana cenderung sedikit berkurang," kata Conte dilansir dari Football Italia.
"Di Liga Primer, ada intensitas, tetapi perhatian taktis tidak setinggi itu. Di sini, di INggris, lebih mudah untuk melihat situasi satu lawan satu dan momen transisi setelah 60 menit, apa pun bisa terjadi ketika tim sedang tegang."
"Ada banyak duel, semuanya sangat bagus, tetapi terkadang Anda merasakan tekanan sama [seperti di Italia], jadi terkadang Anda berisiko kehilangan fokus."
Pria asal Italia tersebut baru-baru ini dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Tahun Ini versi Gazzetta dello Sport, dan dia bangga dengan pencapaiannya.
Meski tidak lagi bersama Inter, dia tetap mengucapkan terima kasih kepada Nerazzurri karena telah memberikan dia kesempatan untuk bisa meraih Scudetto.
"Waktu saya di Inter sangat spesial, jalan yang luar biasa dengan permintaan dari Presiden [Steven] Zhang untuk membawa Inter ke tempat yang pantas mereka dapatkan," tambahnya.
"Saya bangga telah mengalahkan Juventus, klub yang dulu mendominasi Serie A, kami melakukan pekerjaan yang luar biasa."


