Antonio Conte - JuventusGetty Images

"Saya Agak Takut" - Debut Latih Tottenham, Antonio Conte Cemaskan Satu Hal Ini

Antonio Conte mengakui merasa "takut" tak memiliki cukup waktu untuk bekerja bersama skuad Tottenham Hotspur dan meminta kesabaran karena ia ingin menyulap Spurs menjadi tim dengan insting pembunuh.

Debut manajerial Conte berakhir dramatis saat mengalahkan Vitesse 3-2 di Liga Konferensi Europa, Jumat (5/11) dini hari WIB, dengan satu pemain Spurs dikartu merah sebelum dua penggawa tim tamu diusir keluar lapangan di laga yang ia sebut sebagai "laga yang gila."

Conte akhirnya mau menjadi penerus Nuno Espirito Santo, Selasa (2/11), setelah sempat enggan menangani tim baru saat musim sudah berjalan karena ia tak berkesempatan mengadakan pramusim bersama skuadnya.

"Kami butuh waktu, butuh waktu untuk bekerja. Ini satu-satunya aspek yang saya takutkan, saya menginginkan waktu untuk bekerja karena saya dan tim ini perlu bekerja bersama, untuk menyampaikan ide taktik saya, aspek fisik, untuk mengenal mereka lebih baik dari yang sekarang," jelas Conte kepada BT Sport setelah mengalahkan Vitesse.

"Ini satu-satunya aspek yang agak saya takutkan, yang agak saya cemaskan. Saya tahu ada situasi seperti ini dan untuk itu kita harus bersabar."

"Saya harus bersabar karena ini situasi di mana kami tak punya banyak waktu untuk bekerja. Lewat bekerja, kami bisa berkembang pesat, banyak yang bisa diperbaiki. Tim ini masih muda dan mumpuni tetapi kami harus bekerja sama."

Spurs langsung memimpin tiga gol dalam 28 menit dengan Son Heung-Min gol pertama dalam rezim Conte, sebelum Lucas Moura dan bunuh diri Jacob Rasmussen membuat tuan rumah kian nyaman.

Namun, Rasmussen menebus dosanya lewat sundulan dan saat Matus Bero menceploskan gol enam menit sebelum turun minum, segala kekurangan Spurs saat masih ditangani Nuno seolah muncul ke permukaan.

Bek Tottenham, Cristian Romero, menerima kartu kuning kedua sebelum waktu berjalan satu jam dan Vitesse nyaris menyamakan kedudukan jika saja Danilho Doekhl dan kiper Markus Schubert turut diusir keluar lapangan dalam babak kedua yang dramatis.

Iklan
0