Toni Kroos menolak label tim terbaik yang disematkan pada Jerman, jelang laga semi-final versus Prancis, Kamis (7/7).
Der Panzer menatap babak empat besar dengan status tanpa kekalahan sejak awal turnamen dan hanya sekali seri kontra Polandia di babak penyisihan grup. Meski demikian, gelandang Real Madrid ini menampik anggapan penampilan Tim Panser paling menonjol sejauh ini.
“Saya pikir ada fase berbeda sepanjang turnamen. Di awal, Spanyol tim terbaik, tapi dua laga kemudian tidak lagi. Di putaran terakhir, Prancis sangat kuat.
“Kami tidak ada di mana-mana jika mengatakan kami adalah tim terbaik sejauh ini. Kami harus memberikan yang terbaik di lapangan pada Kamis - jika tidak, kami akan pulang.”
Lebih lanjut Kroos juga melantunkan pujian untuk pelatih Joachim Low, yang kian dekat membawa timnya mengawinkan gelar Piala Dunia 2014 dengan Euro 2016.
“Di fase ini dalam sebuah turnamen, penting bagi pelatih bekerja dengan kami dengan cara dia, bagaimana dia berbicara dengan kami dan di sanalah ia sukses,” lanjut mantan penggawa Bayern Munich itu.
“Ia menemukan kata-kata yang tepat. Bahkan pada Selasa, ia bicara kepada kami dan memotivasi kami untuk pertandingan Kamis ini.
“Kadang wajar setelah pertandingan melawan Italia [yang mana Jerman menang lewat adu penalti] butuh waktu dua atau tiga hari untuk pulih dan Anda tidak merasakan begitu banyak tekanan. Tapi Anda hanya akan merasakan itu usai final, itulah sebabnya kata-kata dari pelatih sangat penting.”


