Pelatih Persipura Angel Alfredo Vera, menyayangkan hukuman larangan bermain selama setahun yang didapat Todd Rivaldo Ferre. Menurutnya, sanksi tersebut sangat merugikan untuk timnya.
Komite disiplin (Komdis) PSSI, mengeluarkan hukuman untuk Todd Ferre, karena tindakan tidak terpuji yang dilakukannya di laga versus Bali United. Ia memukul dan berkata kasar kepada pengadil lapangan.
Aksi yang dilakukan Todd Ferre, karena merasa kecewa wasit mengesahkan gol Ricky Fajrin, pada menit ke-90+7. Padahal, tambahan waktu di pertandingan Persipura kontra Bali United, cuma empat menit.
Akibat disahkannya gol tersebut Persipura takluk dengan skor 1-0. Kekalahan dari Bali United membuat Mutiara Hitam, makin terperosok di papan bawah klasemen Liga 1 2021/22.
"Kalau menurut saya kami rugi besar. Karena dari dulu saya pikir Todd Ferre adalah pemain dengan kualitas tinggi. Saya selalu suka lihat permainan dia. Saya senang bisa latih dia tapi sampai di sini, ketemu dengan berita yang dia kena sanksi," kata Vera.
Vera menilai Todd Ferre, lebih baik dibina dibanding dikasih hukuman berat yang bisa membuat kariernya terhenti. Ia yakin dengan cara itu pesepakbola berusia 22 tahun tersebut tidak lagi mengulangi kesalahan serupa.
"Walaupun dia bermasalah, kemungkinan dia bisa salah. Tapi dia masih muda, harus jaga pemain muda yang punya potensi," ucap pria yang menggantikan Jacksen F Tiago tersebut.
Terkait mendatangkan pemain baru, Vera belum memikirkannya. Ia mau konsentrasi penuh menjalani setiap pertandingan sehingga Persipura bisa meraih kemenangan.
Saat ini Persipura, menduduki peringkat 17 klasemen. Klub asal Papua tersebut mengumpulkan delapan poin dari 13 pertandingan yang sudah dimainkan.
"Memaksimalkan pemain yang ada di sini karena kami masih sisa enam pertandingan. Kita butuh memaksimalkan pemain yang kami punya. Targetnya kami bisa menang dan keluar dari zona degradasi. Tapi kami harus main dan lihat nanti bagaimana."
