Tjaronn Chery mengundurkan diri sebagai pemain tim nasional Suriname, demikian diumumkan pada hari Jumat. Gelandang berusia 37 tahun ini tidak akan mencoba lagi untuk lolos ke putaran final, setelah tim nasional Suriname gagal lolos ke Piala Dunia musim panas ini.
Chery menyampaikan pernyataan mengenai keputusannya melalui akun media sosialnya. ''Semua berawal dari Suriprofs 2012, hingga akhirnya ke tim nasional. Itu adalah mimpi yang tak terbayangkan, hingga saat kami hampir lolos ke Piala Dunia,'' tulis gelandang NEC tersebut.
Pemain berpengalaman ini melanjutkan ceritanya: ''Dalam karier saya, saya sudah mengalami banyak hal, tetapi impian besar saya adalah pergi ke Piala Dunia bersama Suriname. Sayangnya, kami tidak berhasil. Itu akan selalu menjadi momen menyakitkan dalam karier saya, juga karena saya tahu bahwa impian itu sayangnya tidak lagi bisa terwujud bagi saya.''
Chery tidak larut dalam kekecewaan dan justru sangat bangga dengan karier internasionalnya. ''Apa yang telah kami capai bersama staf dan pemain-pemain top, serta bagaimana kami telah menempatkan Suriname di peta dunia, adalah sesuatu yang patut dibanggakan. Mulai sekarang, saya akan menikmati generasi baru yang akan datang, dan para pemain muda yang tentu saja sudah ada.''
Keputusan Chery untuk pensiun tidak ada hubungannya dengan kasus paspor. Gelandang tersebut ditangguhkan sementara oleh NEC sebagai tindakan pencegahan, tetapi setelah berbicara dengan IND, ia dapat kembali bermain untuk tim Nijmegen.
Di antaranya, Etienne Vaessen memuji Chery yang akan pensiun, yang telah bermain dalam sepuluh pertandingan internasional. ''Pria dengan hati yang besar. Saya bersyukur telah bisa bermain bersamamu!'' tulis kiper FC Groningen itu di Instagram.
