PT Liga Indonesia Baru (LIB), menyebut tinggal dua klub yang belum menentukan kandang dalam lanjutan Liga 1 musim ini. Mereka adalah Persebaya Surabaya dan Barito Putera.
Penyebaran virus corona yang masih luas menjadi alasan kedua klub tersebut belum menentukan kandangnya. Akibatnya, PT LIB belum bisa membuat jadwal pertandingan Liga 1.
"Tinggal Persebaya dan Barito Putera yang belum menentukan," kata direktur utama Akhmad Hadian Lukita, di Jakarta, Jumat (14/8).
Selain itu, PT LIB memastikan Persita Tangerang tidak berubah tempat ketika menjamu lawan-lawannya. Pasukan Widodo Cahyono Putro tersebut di Stadion Sport Center, Tangerang, Banten.
"Persita sudah mengirimkan surat dan mereka akan tetap berkandang di Tangerang," ucap pria berusia 55 tahun tersebut.
Dijadwalkan Liga 1 kembali diputar pada 1 Oktober mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa dengan tanpa kehadiran penonton dan tidak ada klub yang terdegradasi pada musim depan.
GoalSementara buat klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa, PT LIB menyiapkan dua tempat yakni Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan Stadion Sultan Agung, Bantul. Operator kompetisi tersebut sudah mengecek kesiapan tempat itu.
Protokol kesehatan ketat juga diterapkan untuk mencegah ada yang terpapar virus corona saat Liga 1 dimainkan. PT LIB pun memastikan bakal menanggung biaya swab test seluruh klub.
Keputusan tersebut diambil PT LIB untuk meringankan biaya klub. Mengingat swab test tidak hanya sekali saja dilakukan, melainkan berulang kali sampai Liga 1 musim ini selesai pada 28 Februari 2021.
PT LIB juga bakal menaikkan nominal subsidi klub pada lanjutan Liga 1 musim ini. Masing-masing kontestan menerima Rp800 juta dalam setiap terminnya yang sebelumnya RP520 juta.
Sejumlah klub sudah melakukan persiapan jelang kembali bergulirnya Liga 1. TIRA Persikabo jadi kesebelasan pertama yang menggelar latihan pada awal Juli lalu.
Untuk sementara Persib Bandung, menjadi pemuncak klasemen. Maung Bandung berhasil meraih tiga kemenangan secara beruntun sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona.


