Timo Werner yakin bisa mengikuti jejak Didier Drogba di Chelsea, merujuk pada sederet penyerang tajam yang butuh waktu sebelum beradaptasi di Inggris.
The Blues pernah diperkuat sejumlah penyerang papan atas. Terkait kesabaran, Drogba adalah contoh sempurna.
Legenda sepakbola Pantai Gading itu hanya mengoleksi sepuluh gol di musim debutnya dan Werner percaya dapat memperbaiki kinerjanya yang lambat untuk kemudian mengulang kegemilangan Drogba.
"Banyak striker bagus datang ke Liga Primer dan butuh waktu satu tahun untuk merasa nyaman dan beradaptasi," ujarnya ke BBC Sport saat ditanya apakah dirinya menjadikan Drogba sebagai inspirasi.
"Saya pikir performa saya terus menanjak dan menjadi lebih baik. Mungkin tahun ini bukan milik Timo tetapi pada akhirnya saya akan belajar dari masa lalu."
"Saya sudah mendapat banyak pelajaran. Sekarang saya telah mengenal lawan, dan bagaimana cara mereka bermain."
Penyerang berusia 24 ini didapatkan Chelsea dari RB Leipzig seharga £47,5 juta pada musim panas 2020. Dia memulai petualangannya dengan bagus di Stamford Bridge.
Hingga November, Werner telah mencatatkan delapan gol namun setelahnya malah menurun.
Pada satu titik, dia hanya mengoleksi sebiji gol dalam 20 pertandingan di level klub dan internasional. Satu-satunya gol yang tercipta dihasilkan pada laga Piala FA lawan tim League Two, Morecambe.
Nihil gol kemudian berlanjut hingga lebih ke 1.000 menit, sebelum kembali menorehkan nama di papan skor di bawah arahan Thomas Tuchel saat Chelsea menang 2-0 atas Newcastle United.
"Saya tidak pernah mengalami itu," kata Werner soal kesulitannya mencetak gol.
"Tetapi kita selalu bisa belajar dari situasi paling buruk sekalipun. Saya belajar cara mempercayai kemampuan diri sendiri, mengerahkan segalanya di atas lapangan dan tidak hanya memikirkan gol namun juga berjuang untuk tim."
