OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Timnas Wanita Indonesia berencana menggelar sejumlah laga uji coba. Namun, lawan yang dipilih bukanlah klub sepakbola melainkan Sekolah Sepakbola (SSB) untuk pertandingan tersebut.
Menurut pelatih timnas wanita Indonesia Satia Bagdja, keputusan tersebut diambil karena timnya banyak diisi para pemain muda. Oleh karena, ia lebih memilih SSB buat menjadi lawan tanding.
Diakui Satia, sudah ada beberapa SSB yang menawarkan untuk melakoni laga uji coba. Akan tetapi, hingga sekarang ia menyebutkan belum bisa memutuskan mana yang jadi lawannya.
"Anak-anak SSB banyak. Tapi kita mau lihat peringkat dia, jangan apa-apa langsung ketemu di peringkat atas. Bahaya buat kita," ucap Satia selepas latihan di Lapangan National Youth Training Centre, Sawangan, Rabu (7/3).
"Kita lawan peringkatnya di bawah dulu biar percaya diri, taktikal yang selama ini kita latih jalan enggak, nanti akhir-akhir baru kita lawan yang bagus-bagus," ia menambahkan.
Lebih jauh eks juru strategi Persija Jakarta tersebut, menyatakan punya keinginan timnya melawan tim dari negara lain. Namun, mepetnya waktu yang ada jadi kendala hasrat tersebut sulit direalisasikan.
"Kalau sampai Asian Games ada 27 kali uji coba. Kalau di sini [Sawangan] bisa empat lima kali saja. Kita mau undang tim luar ada Tiongkok, India bagus-bagus sepakbola putrinya," ucapnya.
"Tapi waktu mepet begini mereka mau datang enggak? Itu yang jadi masalah. Ya akhirnya kami pilih SSB, tapi tetap kami usulkan mereka tetap datang," imbuhnya.
