Tak ada strategi khusus yang dilakukan timnas Indonesia U-23 untuk berhadapan dengan Palestina U-23 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (15/8). Hal ini disampaikan langsung Septian David Maulana.
Pilar Mitra Kukar tersebut menyatakan timnya berlatih seperti biasa. Meski Palestina U-23 untuk sementara menduduki peringkat pertama klasemen Grup A dengan raihan empat poin dari dua laga.
Timnas Indonesia U-23 hanya tertinggal satu poin dari Palestina U-23. Namun, anak asuhan Luis Milla tersebut baru menjalani satu pertandingan saja.
"Seperti biasa. Kalau di pertandingan, saya sebagai pemain yang berada di belakang striker harus selalu dekat dengan striker, seperti tadi saya selalu dekat dengan [Stefano] Lilipaly," kata Septian.
Lebih lanjut, Septian menyatakan timnya sudah mempunyai cara untuk mengantisipasi postur para pemain Palestina U-23 yang lebih tinggi. Setiap penggawa timnas Indonesia U-23 diminta melakukan penjagaan ketat.
"Mungkin kita bisa ganggu setiap pemain, harus jaga satu pemain [Palestina]. Kita harus bisa ganggu agar mereka tidak bisa loncat dan hilang konsentrasi," ujarnya.

