Bek timnas Indonesia U-20 Frengky Missa optimistis meraih hasil positif dalam laga perdana Grup A Piala Asia U-20 melawan Irak, Rabu (1/3) sore WIB, di Stadion Lokomotiv, Tashkent.
Irak merupakan langganan di turnamen ini. Dalam empat penyelenggaraan sebelumnya, mereka berhasil tampil sebagai runner-up edisi 2012, serta menembus ke perempat-final empat tahun berikutnya.
Frengky menilai Irak sebagai tim yang bagus. Kendati demikian, Frengky menyatakan timnas U-20 tidak merasa inferior dari lawannya tersebut, dan siap mendulang kemenangan di laga pembuka.
“Laga itu jadi tantangan bagi kami sebagai pemain untuk bisa memberikan penampilan terbaik, dan hasil yang baik juga,” ujar pemain asal Persija Jakarta tersebut dikutip laman resmi PSSI.
Hanya saja, ada permasalahan yang sedikit mengganggu persiapan timnas U-20. Mereka diburu waktu untuk beradaptasi dengan cuaca dingin di Uzbekistan yang berkisar di antara 2-14 derajat celcius.
“Setelah tiba di Uzbekistan, cuaca sangat dingin. Tapi ini bukan penghalang bagi kami untuk bermain di Piala AFC U-20. Kami harus beradaptasi dengan baik,” tegas Frengky.
“Semoga kami cepat beradaptasi dan bisa menampilkan yang terbaik,” timpal Doni Tri Pamungkas.
Beradaptasi dengan cuaca diakui pelatih Shin Tae-yong menjadi perhatian utamanya. Tae-yong tidak memungkiri bahwa perbedaan iklim di Uzbekistan dengan Indonesia membuat pemainnya kesulitan.
Tae-yong melakukan proses adaptasi dan aklimatisasi kepada para pemain sebelum memberikan latihan teknik maupun taktik. Apalagi Uzbekistan saat ini tengah memasuki puncak musim dingin.
“Secara keseluruhan tim dalam kondisi baik, tapi adaptasi dengan cuaca yang agak sulit. Jadi mungkin perlu waktu. Cuaca seperti ini belum pernah dialami oleh para pemain, jadi tentu tidak mudah bagi kami,” ucap Tae-yong.
