Bima Sakti - Timnas Indonesia U-16PSSI

Timnas Indonesia U-17 Tetap Buru Kemenangan Lawan Malaysia

Kendati hasil imbang sudah cukup bagi timnas Indonesia U-17 merebut tiket ke putaran final Piala Asia U-17 2023, pelatih Bima Sakti tetap memburu kemenangan saat menghadapi Malaysia pada laga pamungkas Grup B kualifikasi di Stadion Pakansari, Minggu (9/10).

Timnas U-17 kini memuncaki klasemen sementara dengan sembilan poin setelah mengalahkan Palestina 2-0 tadi malam. Sedangkan Malaysia menguntit di posisi kedua dengan selisih dua angka. Timnas U-17 cukup bermain imbang untuk mengukuhkan posisi puncak.

Jika mampu mengalahkan Malaysia, timnas U-17 bakal merebut tiket otomatis ke putaran final. Sebaliknya, kekalahan bisa membuat timnas U-17 harus mengadu nasib dengan sembilan runner-up di grup lainnya.

Situasi itu tidak menguntungkan, mengingat hanya enam slot yang disediakan bagi runner-up terbaik dari sepuluh grup. Kondisi makin tidak menyenangkan, karena dari sepuluh grup ini, ada yang berisikan empat dan tiga tim.

Grup A hingga D diisi lima tim. Sedangkan Grup E sampai I diikuti empat tim. Sementara Grup J hanya berisikan tiga peserta. Dengan demikian, hasil pertandingan melawan dua tim terbawah tidak akan dihitung dalam menentukan enam runner-up terbaik.

Karena itu, Bima menginginkan tim besutannya merebut kemenangan. Menurut Bima, target imbang bisa memberikan dampak terhadap performa tim, mengingat mereka sedang mengalami penurunan permainan kala membekap Palestina.

“Memang sudah ada tanda-tanda performa tim menurun dari kemarin sampai tadi. Saya bersyukur bisa memenangkan pertandingan ini. Walau saya menilai agak sedikit menurun performa tim, yang penting bisa menang,” kata Bima.

“Kami fokus untuk laga berikutnya lawan Malaysia. Kami tidak mau imbang. Kami ingin memenangkan pertandingan terakhir. Namun banyak hal yang harus diperbaiki sebelum melawan Malaysia.”

“Malaysia tim yang bagus. Kami sudah melihat bagaimana mereka bermain sejak Piala AFF U-16 2022. Kualitas pemain mereka merata, tetapi ada yang menonjol seperti yang bernomor punggung 7 (Arami Wafiy). Mereka mesti diwaspadai.”

Timnas U-17 dipastikan tidak diperkuat palang pintu Iqbal Gwijangge yang harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Sedangkan Azzaky Eka Erlangga diragukan, karena sempat dipapah rekan-rekannya selepas duel melawan Palestina.

Iklan
0