Bima Sakti - Tim Nasional Indonesia U-16Alvino Hanafi

Timnas Indonesia U-17 Bertekad Mengikuti Jejak Senior

Keberhasilan timnas Indonesia dan U-20 berlaga di putaran final Piala Asia membuat timnas U-17 termotivasi mengikuti jejak para seniornya dengan berusaha meraih hasil positif di kualifikasi Piala Asia U-17 2023.

Seperti diketahui, timnas senior berhasil lolos ke putaran final Piala Asia 2023 setelah menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup A. Sedangkan timnas U-20 melangkah ke putaran final Piala Asia U-20 2023 dengan memuncaki klasemen Grup F.

Pelatih timnas U-17 Bima Sakti mengungkapkan, kesuksesan dua tim nasional itu membuat anak asuhnya termotivasi mendapatkan hasil serupa. Kendati demikian, Bima tetap menganggap ajang ini sebagai kesempatan pemain mendapatkan pengalaman.

“Saya pikir ini menjadi motivasi buat pemain timnas U-17 bisa seperti senior-seniornya di timnas senior maupun timnas U-20. Prestasi memang menjadi tujuan utama, tapi terpenting mereka bisa belajar di tiap turnamen,” ujar Bima dalam keterangannya kepada wartawan.

“Bahkan kemarin kami mengajak pemain menonton FIFA matchday timnas senior. Mereka bisa melihat bagaimana atmosfer di lapangan. Saya lihat mereka juga antusias, senang melihat pertandingan itu.”

Pada babak kualifikasi ini, timnas U-17 masuk ke dalam Grup B bersama Malaysia, Palestina, Guam, dan Uni Emirat Arab (UEA). Dari keempat calon lawannya, Bima mengaku buta dengan kekuatan Guam yang menjadi lawan pertama, Senin (3/10).

Bima akan mempelajari Guam saat calon lawan timnas U-17 tersebut melakoni laga perdananya melawan UEA, Sabtu (1/10). Selain itu, Bima juga bisa melihat permainan Malaysia dan Palestina di hari yang sama.

“Kalau melihat jadwal, kami memang diuntungkan, karena bisa melihat pertandingan pertama dan kedua,” imbuh Bima.

“Ini pengalaman pertama kami melawan timnas Guam, dan kami tidak mengerti kekuatan mereka. Tapi saya pikir semua lawan merupakan tim bagus. Kami harus respect kepada mereka.”

“Tapi yang pasti, tiap pertandingan sangat penting. Soal nanti ada perhitungan poin tim terbawah tidak dihitung atau lainnya, kami tidak tahu akan berakhir seperti apa. Kami tidak ingin bergantung kepada tim lain, atau di grup lain di akhir kualifikasi ini. Jadi kami harus bisa memenangi setiap pertandingan.”

Iklan
0