Timnas Indonesia U-16 bakal menjalani laga terakhir Grup A Piala AFF U-16 menghaadapi Vietnam U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (6/8). Pelatih Bima Sakti meminta anak asuhnya untuk respek dengan lawannya tersebut.
Hubungan Indonesia dengan Vietnam sedang tidak harmonis. Pemicunya karena The Golden Stars dinilai sengaja bermain imbang dengan Thailand pada partai terakhir penyisihan grup Piala AFF U-19.
Hasil imbang tersebut membuat timnas Indonesia U-19 tersingkir dari Piala AFF U-19. Pasukan Shin Tae-yong kalah head to head dalam klasemen mini dengan kedua negara itu.
Bima menginginkan situasi tersebut tak bikin skuad timnas Indonesia U-16 terpancing emosi untuk membalas tindakan Vietnam. Ia mau para pemainnya bermain dengan kepala dingin.
"Kami ajari pemain, dalam situasi apa pun kalau ada pemain cedera, buang bola keluar. Ada yang menjatuhkan lawan, tolong bantu lawan," kata Bima.
"Kita mengedukasi pemain untuk bisa respek terhadap siapa saja, apalagi lawan Vietnam, kita tetap respek, tapi juga tetap bertarung karena kita ingin menang atas mereka," Bima menambahkan.
Selain itu, Bima menyatakan sudah melakukan persiapan matang untuk melawan Vietnam U-16. Para pemain timnas Indonesia U-16 telah dikasih tahu kelemahan dan kelebihan lawannya tersebut.
"Kita sudah berikan tugas pada asisten pelatih untuk melihat pertandingan mereka melawan Filipina. Video pertandingan mereka akan kita tonton pada H-1 pertandingan," ucapnya.
Bila bisa mengalahkan Vietam U-16, timnas Indonesia U-16 dipastikan melaju ke babak berikutnya. Saat ini armada Garuda Muda menduduki peringkat pertama klasemen dengan raihan enam poin.
