Impian Marc Klok membela timnas Indonesia pada Piala AFF 2020, sirna. Ia tak dapat mengenakan seragam Merah Putih, dalam ajang tersebut karena terganjal aturan FIFA.
Klok sudah dinaturalisasi sejak tahun lalu. Akan tetapi, ia belum dapat membela timnas Indonesia di ajang internasional akibat ada sejumlah ketentuan yang ditetapkan FIFA untuk pemain yang pindah warga negara.
Berdasarkan statuta FIFA 2020 Pasal Ketujuh tentang kelayakan bermain untuk tim perwakilan menjelaskan, pemain yang ingin bermain di negara barunya, harus lahir di wilayah asosiasi itu, ibu atau ayah kandung lahir di wilayah asosiasi itu, nenek atau kakeknya lahir di wilayah asosiasi itu, atau telah tinggal di wilayah asosiasi itu.
Mengacu dengan statuta FIFA tersebut, Klok tidak memenuhinya. Pilar Persib Bandung tersebut punya darah Indonesia lewat buyutnya yang berasal Sulawesi Selatan, namun tak bisa dibuktikan melalui dokumen.
"Beberapa hari lalu, saya menerima kabar bahwa saya belum bisa membela timnas Garuda pada tahun ini. Dari hati yang paling dalam, saya cukup kecewa, karena sangat menantikan momen bermain di turnamen paling bergengsi Asia Tenggara akhir tahun ini," tulis Klok, dalam akun Instagram miliknya.
Kendati begitu, Klok tetap bisa membela timnas Indonesia via statuta FIFA yang mengatur durasi lama tinggal pemain di asosiasi barunya. Minimal tiga tahun sebelum usia 10 tahun, lima tahun untuk usia 10-18 tahun, dan lima tahun sejak usia 18 tahun.
Butuh waktu beberapa bulan lagi untuk Klok, membela timnas Indonesia sesuai dengan statuta FIFA. Pesepakbola berusia 28 tahun tersebut sudah berada di Tanah Air sejak April 2017, dengan memperkuat PSM Makassar.
"Tidak sedikit juga usaha yang telah dilakukan agar harapan dan mimpi saya secepatnya terwujud, semua dokumen pun telah siap, tapi sayangnya keputusan mengatakan masih sebaliknya. Namun kabar baiknya adalah pada April 2022 mendatang, saya sudah bisa membela timnas Indonesia, dan itu hanya 6 bulan saja untuk menunggu momennya."
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu proses ini. Terima kasih juga kepada teman-teman pendukung Garuda yang telah mendukung. Semoga saya bisa segera melihat diri saya kembali berseragam Garuda di dada."
Piala AFF 2020, bakal dihelat di Singapura pada 5 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022. Dalam ajang tersebut timnas Indonesia menempati Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
"Saya akan terus bersabar menantikan kesempatan tersebut pada tahun depan, sambil memanfaatkan waktu untuk membuktikan bahwa saya layak mendapatkan tempat."
"Sampai saatnya nanti telah tiba, saya berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan membela Indonesia. Garuda di Dadaku!"
