Tim Pelajar Indonesia U-16Istimewa

Tim Pelajar Indonesia U-16 Sukses Tahan Timor Leste


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Tim Pelajar Indonesia U-16 berhasil menahan 2-2 timnas Timor Leste U-16 di Lapangan Bintang Timur Academy, Kabupaten Belu, Atambua, Sabtu (16/12). Laga tersebut dilangsungkan dalam rangka pertandingan persahabatan di wilayah perbatasan Tanah Air.

Pada laga sebelumnya, tim Pelajar U-16 berhasil meraih hasil positif. Pasukan binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut menghajar tuan rumah Bintang Timur Academy (BTA) dengan skor 4-0.

Tim Pelajar U-16 sempat tertinggal 1-0 dari titik penalti yang dieksekusi oleh Gali pada menit delapan. Hukuman penalti itu diberikan setelah pelanggaran yang dilakukan Rizky Arohman di kotak terlarang.

Tertinggal satu gol, permainan Tim Pelajar U-16 justru semakin berkembang. Mereka mendominasi pertandingan dengan permainan bola-bola pendek dari kaki ke kaki yang menawan meski diiringi dengan turunnya hujan.

Hasilnya pun terlihat pada babak kedua. Baru tiga menit laga dimulai Satria Arya Guntara sukses menggetarkan jala Timor Leste, kemudian disusul gol kedua Alif Jaelani, beberapa menit kemudian.

Sayangnya, keunggulan 2-1 tersebut gagal dipertahankan hingga laga berakhir. Lima menit jelang bubaran, Timor Leste mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Muzinho dari jarak 30 meter.

Meski hanya bermain imbang, manajer Tim Pelajar U-16 Fary D. Francis mengaku puas. "Kami menguasai permainan dan mendikte lawan. Dua gol lawan semua dari bola mati. Gol pertama lawan juga kontroversial karena asisten wasit tidak mengangkat bendera. Jadi, hukuman penalti itu mestinya tidak ada," ucapnya.

Fary melihat potensi para pemain Tim Pelajar U-16 sangat bagus. "Makanya saya akan meminta manajemen tim nasional PSSI mengikut sertakan mereka dalam seleksi timnas U-16 ataupun U-19," kata Fary yang juga Ketua Departemen Sports Intelligence PSSI itu.

Senada dengan Fary, Deputi III Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta menuturkan bahwa berbagai langkah yang telah dilakukan oleh Kemenpora sudah terlihat hasilnya, untuk itu dirinya menekankan jika federasi sepakbola harus mengawal terus.

"Pemerintah melalui Kemenpora sudah menyiapkan tim muda bagi Indonesia yang terus terkawal secara tersistem dan berkesinambungan dengan kualitas permainan yang mumpuni, sehingga federasi seharusnya mampu mempergunakannya sesuai proyeksi," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Olahraga Timor Leste Osorio Florindo yang langsung melihat pertandingan menyanjung kualitas permainan tim Pelajar U-16 Indonesia. Ia mengatakan bahwa Tim Pelajar U-16 memiliki stamina yang bagus serta kemampuan yang mumpuni.

"Secara fisik mereka lebih kuat dan permainannya juga bagus," tutur Menteri yang juga merupakan ketua federasi sepakbola Timor Leste itu.

Iklan
0