Pelatih Cina Taipei U-23 Tseng Tai-lin menganggap timnas Indonesia U-23 bakal menjadi ancaman terbesar tim besutannya kala bentrok di Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2024 pada awal bulan depan.
Cina Taipei tergabung di Grup K bersama Indonesia dan Turkmenistan. Dari dua calon lawan yang dihadapi Tai-lin hanya mengetahui kekuatan timnas U-23 dibandingkan Turkmenistan. Menurut Tai-lin, ia tidak banyak mendapatkan informasi mengenai Turkmenistan.
Tai-lin menyebut tim besutannya kalah kelas dibandingkan timnas U-23. Hal itu disebabkan 23 penggawa Cina Taipei kali ini berisikan sebagian besar pemain dari universitas. Sedangkan dua dari tiga pemain yang berasal klub profesional adan penggawa AC Taipei, Huang Wei-chieh dan Yang Jia-bao.
“Indonesia mempunyai stabilitas yang bagus, dan lebih baik dibandingkan kami. Jadi bagaimana kami memaksimalkan pertahanan untuk mengatasi permainan ofensif Indonesia akan menjadi kunci pertandingan,” ucap Tai Lin yang baru ditunjuk menjadi pelatih Cina Taipei U-23 pada Desember lalu.
Cina Taipei terlebih dahulu melakukan pemusatan latihan di Malaysia mulai 1 hingga 4 September sebelum bertolak ke Indonesia. Tai-lin merasa lega pemain yang dipanggil ke tim U-23 tidak mengalami cedera saat berlaga di kompetisi nasional universitas.
“Saya merasa senang tidak ada pemain yyang mendapat cedera. Mungkin hanya kelelahan saja. Saya berharap mereka sudah pulih saat di pemusatan latihan nanti. Hal paling utama adalah pemain menyesuaikan diri dengan taktik permainan,” kata Tai-lin.
Sementara itu, Wei-chieh mengakui tidak mudah menjadi pemain profesional yang berada di skuad dengan mayoritas bermain di level universitas. Kendati masih berusia 18 tahun, Wei-chieh siap membantu rekan-rekannya.
“Bermain di klub tidak jauh berbeda dengan di universitas. Hanya kebugaran mereka saja yang tidak bagus dibandingkan yang berasal dari klub. Itu disebabkan jumlah latihan mereka berbeda. Tapi kami akan bekerja keras,” tegas Wei-chieh.
