Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Tim Hofman Weghorst

Diterjemahkan oleh

Tim Hofman membuat Wout Weghorst benar-benar jadi bahan tertawaan

Tim Hofman bereaksi dengan heran dan tajam terhadap pernyataan Wout Weghorst setelah duel Conference League antara FC Twente dan Qarabag FK. Sang striker mengatakan seusai kemenangan 4-1 bahwa ia merasakan ‘bantuan dari atas’ dan dalam hal itu antara lain merujuk pada petir sebelum pertandingan.

Duel di Azerbaijan itu dimulai 15 menit lebih lambat dari jadwal karena kondisi cuaca. Twente pada akhirnya memastikan diri lolos ke fase utama Conference League lewat perpanjangan waktu, dengan Weghorst memainkan peran penting lewat satu gol dan satu assist.

Setelah pertandingan, penyerang berusia 34 tahun itu mengatakan bahwa pekan-pekan sebelumnya terasa berat baginya. “Banyak sekali yang menimpa Anda dan itu memang pantas, karena saya benar-benar tidak bermain bagus. Hanya saja saya sangat senang bisa muncul ke permukaan dengan cara seperti ini.”

Weghorst, yang kerap berbicara secara terbuka tentang keyakinannya, lalu mengatakan bahwa ia merasakan dukungan selama pertandingan. “Yang saya rasakan sejak menit pertama. Itu sesuatu yang sangat indah. Bahkan ada petir sebelum pertandingan.” Sambil tertawa, ia sendiri langsung menambahkan: “Dan sekarang semua orang akan tertawa.”

Hofman tidak bisa berbuat banyak dengan penjelasan sang striker itu dan di Threads ia melontarkan kritik keras. “Waham keterkaitan gila yang harus Anda miliki sebagai multimiliuner pesepak bola di negara yang sangat kaya jika Anda berpikir bahwa Tuhan membantu Anda sedikit dalam permainan olahraga remeh. Kita menanggapinya terlalu normal, seolah itu bukan kegilaan total di level ‘manifestasi’,” tulis presenter BNNVARA tersebut.

Cara NOS menyoroti wawancara dengan Weghorst juga membuat Hofman tidak senang. Stasiun penyiaran itu membagikan cuplikan dengan judul ‘Weghorst mendapat ‘bantuan dari atas’ melawan Qarabag’, tetapi menurut presenter BOOS itu, ceritanya seharusnya dibingkai secara berbeda.

“Ini juga badut jurnalistik dari NOS,” lanjut Hofman. “Berita yang sebenarnya adalah bahwa seorang pria dewasa berpikir badai petir sesaat sebelum pertandingan itu terjadi untuk dirinya, dan bahwa tuhannya lalu membantu mereka mencetak gol.” Setelah itu ia menambahkan dengan nada mengejek: “‘Maaf untuk Gaza, Papa tadi sedang sibuk dengan Europa Conference League.’”

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google