Berita Live Scores
Liverpool FC

'Tiga Pembelian Baru' Liverpool Memikat Hati

10.22 WIB 20/07/19
Liverpool - Dortmund
Lini belakang the Reds hancur lebur, tetapi ada tanda-tanda menjanjikan di Notre Dame Stadium.

Satu pemain asal Prancis dan dua dari Inggris yang kembali ke pelukan tim jadi pusat perhatian dari aksi Liverpool saat ditumbangkan Borussia Dortmund 3-2. 

Status tak terkalahkan the Reds di pramusim pecah. Pasukan Jurgen Klopp tertunduk di stadion ikonik Notre Dame

Sebelumnya Klopp mengatakan duel lawan Dortmund adalah ujian pertama sesungguhnya di pramusim dan omongan itu pada akhirnya terbukti. Di bawah cuaca panas Indiana, kemampuan jawara Eropa ini benar-benar diuji oleh runner-up Bundesliga Jerman. 

Mengambil catatan di laga pramusim memang terkesan berlebihan tetapi duel lawan Dortmund bisa jadi peringatan awal bagi Klopp karena tim besutannya kebobolan tiga gol. Mereka dihukum gol cepat Paco Alcacer, lalu dua gol lainnya tercipta dalam waktu berdekatan di paruh kedua. 

The Reds memang berhasil meningkatkan permainan setelah tertinggal dua gol dan mampu menipiskan kedudukan melalui tembakan penalti Rhian Brewster. Sayang kali ini mereka gagal menciptakan comeback dramatis.

Klopp pasti melihat sejumlah hal-hal positif dan kekurangan di beberapa sektor. Waktu terus berjalan, duel Community Shield lawan Manchester City tinggal dua minggu lagi yang diikuti matchday pertama Liga Primer sepekan kemudian.

Kita mulai dari hal-hal positif. Aksi Alex Oxlade-Chamberlain selama 60 menit pasti disambut gembira. Pemain tim nasional Inggris ini dianggap sebagai 'pembelian baru' oleh Klopp dan tanda-tanda kegemilangannya terlihat terutama di babak pertama. 

Puncak kebugarannya masih dinanti tetapi ini masih bisa dimaklumi mengingat cedera lutut yang pernah mendera. Tetapi kualitasnya, pergerakannya, energinya dan kemauan meminta bola dari lini tengah seharusnya bakal menambah dimensi ekstra pada tim yang sudah gemilang ini. 

Kemudian ada gol yang dicetak dengan penuh kepercayaan diri dari Harry Wilson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Seperti Oxlade-Chamberlain, musim panas ini sangat menentukan bagi pemain asal Wales yang cemerlang saat dipinjamkan ke Derby di Championship musim lalu itu. 

Mampukah Wilson bertransformasi menjadi pemain yang layak diperhitungkan di Anfield? Itu target besar, tetapi dia punya kemapuan mempengaruhi permainan melalui gol dan assistnya. Wilson jelas berharga, terlihat ada perbedaan antara dirinya dan prospek muda Liverpool lain seperti Ryan Kent. 

Gol lainnya tentu saja dicetak oleh Brewster. Sang remaja melanjutkan hobi menjebol gawang dengan bangkit dari bench untuk mengeksekusi bola dengan sempurna di titik putih setelah Ben Woodburn dijatuhkan di kotak terlarang. 

Empat gol dari tiga pertandingan dari pemain berusia 19 ini. Seperti halnya Oxlade-Chamberlain, dia menegaskan kesiapan bermain setelah lama cedera. Bukti dari aksi pekan lalu sebenarnya telah memperlihatkan dia siap berkontribusi pada tim.

Youngster lainnya mungkin harus menunggu sedikit lebih lama. Besar kemungkinan Kent harus meninggalkan klub lagi dengan status pinjaman atau mungkin permanen. Sementara Woodburn seperti Wilson akan mencicipi sepakbola reguler di kasta kedua. Di usia 19, mereka masih punya banyak waktu. 

Kemudian ada Yasser Larouci, yang memperlihatkan sejumlah isyarat menjanjikan. Pemain Aljazair kelahiran Prancis ini bertarung keras dengan Jadon Sancho di awal laga, tetapi di level ini setiap kesalahan pasti mendapat hukuman. Posisinya tidak jelas di gol Alcacer dan kecerobohan Larouci juga yang berujung gol Bruun Larsen setelah babak kedua dimulai. Dia masih belajar. 

Berikutnya the Reds bakal menuju Boston untuk menjalani pertandingan kedua dari tiga laga di tiga kota. Minggu besok mereka akan meladeni Sevilla di Fenway Park. Lagi-lagi pertandingan yang menjanjikan. 

Kesempatan lain bagi para pemain untuk memikat hati sang manajer. 

Wilson, Oxlade-Chamberlain dan Brewster sudah melakukan itu. Mereka pembelian baru? Jelas bukan, tetapi sangat menjanjikan untuk klub. 

Sekarang waktunya membicarakan sektor pertahanan...............