PSSI menyiapkan negara lain untuk menggelar pemusatan (TC) latihan timnas Indonesia U-19. Belanda jadi satu di antaranya bila skuad Garuda Muda, tak melangsungkan agenda tersebut ke Korea Selatan.
Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, menjelaskan Korea Selatan masih jadi prioritas utama untuk melaksanakan TC. Sejak awal manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, telah meminta ke negara tersebut.
Namun, setelah berdiskusi dengan Tae-yong, Iriawan menyadari tidak mudah untuk melangsungkan TC di Korea Selatan. Ada berbagai pertimbangan yang membuat PSSI membidik negara lain.
"Kalau ingin keluar tidak gampang juga, kalau mau ke Korea Selatan harus ada syarat-syarat tertentu salah satunya karantina 14 hari. Kami sampai saat ini sedang komunikasi dengan kedutaan [Korea Selatan]," kata Iriawan, Jumat (7/8).
"Plan lainnya kami juga akan menjajaki Belanda yang jelas Tae-yong ingin TC keluar negeri yaitu ke Korea Selatan atau ke negara Eropa. Hal ini baru tadi malam kita rapati," sosok yang karib disapa Iwan Bule tersebut menambahkan.
Muhammad RidwanKendati demikian, Iriawan belum tahu kapan timnas Indonesia U-19, melaksanakan TC di luar negeri. Mengingat, Elkan Baggott dan kawan-kawan baru melaksanakan latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, hari ini (7/8).
Sebelumnya, latihan perdana timnas Indonesia senior dan U-19 mengalami penundaan dua kali. Alasannya, karena menunggu keluarnya hasil dari swab test pemain dan ofisial.
"Paling tidak sampai tanggal 15 [Agustus] TC di Indonesia. Soalnya tanggal 16 [Agustus] itu berangkat [ke luar negeri] tapi bisa juga kemungkinan mundur dari tanggal itu," ujarnya.
"Anak-anak juga cerita sama saya bosen dan terlalu lama kalau karantinna selama 14 hari. Tetapi apa boleh buat hal itu harus dilakukan maka dari itu kami punya opsi ke negara lain."
"Ya kami memang mau secepatnnya TC di luar, pertimbangan besarmya tapi ke Korea Selatan, kalau tidak bisa ya ke negara Eropa ada Belanda, Prancis dan Jerman. Jadi kami lihat saja bagaimana perkembangannya nanti," ia menambahkan.
Sementara, Tae-yong menyebutkan alasan sangat ingin membawa timnas Indonesia U-19, menggelar TC di luar negeri. Ia mau anak asuhnya mendapat pengalaman melawan tim-tim kuat.
"Jadi bisa meningkatkan kemampuan para pemain masing-masing. Tapi karena ada masalah karantina dua minggu di sana [Korea Selatan] jadi kami bicarakan TC di Eropa, karena ada beberapa negara yang tidak perlu karantina dua minggu," ucap Tae-yong.
